Truk Masuk Jurang

Truk pengangkut material aspal milik salah satu perusahaan yang sedang menangani perbaikan jalan masuk

Truk Masuk Jurang
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Truk yang mengangkut barang-barang bangunan masuk jurang di lintasan Blangkejeren-Kutapanjang, Galus, setelah mengalami patah as, Senin (30/10/2017). 

* Di Kawasan Objek Wisata Genting

BLANGKEJEREN - Truk pengangkut material aspal milik salah satu perusahaan yang sedang menangani perbaikan jalan masuk ke jurang dengan kedalaman 20 meter lebih. Insiden terjadi pada Sabtu (23/120 sekitar puku 09.00 WIB di kawasan Genting, lintasan Blangkejeren ke Pining, yang merupakan salah satu objek wisata Kabupaten Gayo Lues (Galus).

Dilaporkan, belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan tersebut, tetapi diduga kelalaian sopir. Kasat Lantas Polres Galus, AKP Surya Purba, Sabtu (23/12) mengatakan insiden kecelakaan truk masuk jurang belum diketahui sopirnya atau dikemudikan oleh siapa dan nomor polisi truk tersebut.

“Belum diketahui, ada atau tidak korban jiwa dalam kecelakaan itu, tetapi personel Satlantas sudah menuju lokasi,” ujar Surya Purba. Dia mengatakan di lokasi kecelakan tidak ada jaringan telekomunikasi, sehingga harus menunggu kembalinya personel yang akan melaporkan kondisi sebenarnya di lapangan.

Dia mengatakan kecelakaan itu diketahui seusai ada laporan dari masyarakat yang menyatakan ada truk masuk jurang. “Penyebab kecelakaan atau adanya korban atau tidak baru dapat dipastikan sesuai personel kembali ke Blangkejeren,” katanya.

Sebelumnya, satu unit truk yang sedang melaju arah Kutacane menuju Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues (Galus) terjebak longsor di tengah jalan kawasan Kungke, Kecamatan Putri Betung. Material longso berupa tanah dan lainnya telah menutupi badan dan sopir truk mencoba menerobos, tetapi gagal.

Truk yang terperosok dalam longsor ikut mengganggu arus transportasi, khusus truk roda enam atau berbadan lebar lainnya. Namun untuk kendaraan berbadan kecil, seperti mobil penumpang L-300 masih bisa melintas di sela-sela badan jalan yang sempit setelah truk dengan nomor polisi T 9793 DD terperosok dan nyangkut ditengah-tengah badan jalan.

“Material longsor di lintasan Blangkejeren-Kutacane di kawasan Kungke, Putri Betung belum dibersihkan, karena masih menumpuk di badan jalan sehingga truk terjebak di lokasi longsor itu,” kata seorang sopir mobil pribadi dari Blangkejeren tujuan Kutacane, A Nazar, Jumat (22/12).

Menurut sopir dan pengguna kendaraan lainnya, tumpukan material longsor telah dikeluhkan oleh pengguna jalan selama ini. Bahkan rawan menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintasi di lokasi bekas longsor yang masih berlumpur tersebut.

Selain itu, Polres Gayo Lues (Galus) mempersiapkan dua pos pelayanan kepada masyarakat dan pengguna kendaraan dalam rangka liburan panjang tahun baru 2018 yang melibatkan puluhan personel. Apel operasi Lilin Rencong 2017 sudah dilaksanakan di halaman Polres pada Jumat (22/12) dengan kegiatan direncanakan dari 23 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018.

Kapolres Galus AKBP Eka Surahman, melalui Kasat Sabara, Iptu Agam Suprapto, Sabtu (23/12) mengatakan dua pos pelayanan berada di terminal Blangkejeren dan Rumah Bundar Pintu Gayo, Kecamatan Putri Betung perbatasan Gayo Lues dengan Kutacane Aceh Tenggara.

“Pemeriksaan kendaraan yang masuk maupun keluar akan dilakukan dengan ketat untuk mencegah masuknya barang ilegal, terutama narkoba dan senjata tajam,” katanya. Dia menjelaskan operasi lilin ini juga untuk mengurangi kemacetan arus lalulintas.(c40)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help