Home »

Sport

Aceh-Sumut Masih Butuh Dukungan

Aceh dan Sumatera Utara masih harus melakukan “kampanye” untuk menarik dukungan provinsi lain sebagai calon

Aceh-Sumut Masih Butuh Dukungan
TIM pemenangan Aceh dan Sumut membahas venue pertandingan cabor untuk PON XXI/2024 di kantor KONI Sumut, Sabtu (23/12). Kedua daerah sepakat mengambil masing-masing 28 cabor sesuai potensi prestasi masing-masing daerah. 

* Bidding PON XXI/2024

MEDAN - Aceh dan Sumatera Utara masih harus melakukan “kampanye” untuk menarik dukungan provinsi lain sebagai calon tuan rumah bersama PON XXI/2024. Dukungan tertertulis ini dibutuhkan untuk menghadapi empat provinsi yang siap menjadi batu ganjalan.

Sekretaris Umum KONI Aceh, M Nasir MPA kepada Serambi kemarin mengatakan, roadshow ke sejumlah daerah masih menjadi program tim pemenangan bidding Aceh dan Sumut. Mereka sudah mengagendakan mengunjungi KONI Kalimantan Tengah, dan Yogyakarata pada 27 Desember. Kemudian, ke Jawa Tengah pada 28 Desember, Papua 15 Januari 2018, dan Papua Barat 16 Januari.

Sejauh ini Aceh- Sumut sudah mendapat dukungan dari 21 provinsi (KONI). “NTT juga sudah siap mendukung kita. Tinggal kita atur jadwal kunjungan ke sana. Namun, kita berkeyakinan mereka akan mendukung Aceh-Sumut,” kata mantan Sekum Ikasi Aceh tersebut.

Bila program roadshow ini selesai dilaksanakan, Nasir mengatakan dukungan yang diperoleh Aceh-Sumut akan mencapai 27 provinsi (KONI). Jumlah ini kata dia sangat bermanfaat dalam menentukan perjuangan Aceh dan Sumut pada proses bidding yang kemungkinan berlangsung Maret, tahun depan.

“Yang belum itu tinggal Maluku dan Maluku Utara. Bukan karena mereka tidak mendukung kita, hanya saja kami belum bisa berhasil menghubungi mereka. Pun begitu, Aceh-Sumut akan terus berusaha untuk itu,” kata Nasir.

Aceh dan Sumut bukanlah satu-satunya daerah yang akan mendaftarkan diri sebagai calon tuan rumah PON XXI/2-24. Ada empat provinsi yang sudah secara terang-terangan mendeklarasikan diri, yaitu Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Bali.

Keikutsertaan empat provinsi ini tidak bisa dipandang remeh karena masing-masing memiliki keunggulan tersendiri. Namun Aceh dan Sumut dinilai lebih siap karena fasilitas olah raga di kedua provinsi ini sudah diunggul dibanding para pesaingnya.

“Tentunya pelaksanaan di dua provinsi akan lebih baik. Karena bila ada 56 cabor, venuenya akan dibagi. Tentu, kualitas pelayanan akan lebih baik dibandingkan 56 cabor dilaksanakan di satu provinsi,” kata ketua tim pemenangan bidding Aceh, Teuku Rayuan Sukma.

Rayuan berharap dukungan tertulis dari daerah yang kini sudah mereka kantungi tidak berubah bila nantinya dilakukan voting. “Semoga tetap komitmen terkait dukungannya kepada kami. Bila dukungan ini tidak berubah, tentu kita menang bila nantinya ditentukan melalui voting,” tukasnya.

Seperti diketahui, pada 23 dan 24 Desember bertempat di Kantor KONI Medan, tim pemenangan Aceh-Sumut sepakat untuk membagi masing-masing 28 cabang olahraga. Karena, kedua propinsi akan menggelar 56 cabor di PON 2024.(mad)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help