Home »

Sport

Muaythai Aceh Jaga Tradisi

Pengprov Muaythai (MI) Aceh sukses menjaga tradisi Liga Nasional (Liganas), bertarung di Bogor, Jawa Barat

Muaythai Aceh Jaga Tradisi
DUA atlet bertarung dalam Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra-PORA) cabang muaythai di GOR KONI Aceh, petang kemarin. Pengprov Muaythai Aceh menyediakan 147 tiket bagi atlet untuk bertanding di PORA 2018 mendatang. 

* Liga Nasional di Bogor

BANDA ACEH - Pengprov Muaythai (MI) Aceh sukses menjaga tradisi Liga Nasional (Liganas). Bertarung di Bogor, Jawa Barat, mulai 18 hingga 22 Desember 2017, para petarung Aceh berhasil merebut dua emas, tiga perak, dan empat perunggu.

“Alhamdulillah, kita sukses menjaga tradisi merebut medali emas di setiap Ligana. Ini tentu saja menjadi modal berharga bagi kita untuk menghadapi Pra-PON 2019, dan PON 2020 di Papua. Semoga anak-anak mampu menjaga penampilan mereka,” ungkap Ketua Umum Pengprov Muaythai Aceh, H Dahlan SIP kepada Serambi tadi malam.

Dahlan menyebutkan, dua keping medali emas diraih dari Putri Ayu Sakinah, dan Risan. Sementara Desi Suryani, Feberlina, dan Saiful Jabar dengan tiga perak. “Empat perunggu didulang Patona, Bobby, Idrus Kamal, dan Irsalina. Prestasi ini sangat membanggakan kita,” tegasnya.

Sekum Muaythai Aceh, Agussani mengatakan, dalam Ligana pada akhir tahun ini, Tanah Rencong mengirim 12 atlet terbaik. Mereka berasal Banda Aceh, Langsa, Pidie Jaya, Singkil, Subulussalam, Aceh Besar, Pidie, dan Lhokseumawe. Mereka selama bertanding didampingi trio pelatih Syarwan Saleh, Adi Mulya, dan Sever Sembiring.

Menurut Agussani, ke-12 atlet yang dikirim tersebut merupakan para juara dalam Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra-PORA) di Kota Banda Aceh, November lalu. Mereka selama bertanding dalam memburu tiket lolos ke PORA tahun depan sudah dipantau oleh pemandu bakat. (ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help