Malam Ini, Guru Besar dari Thailand dan Malaysia Isi Pengajian KWPSI

Rabu (27/12/2017) malam ini, pengajian rutin KWPSI ini terbilang spesial, karena akan diisi oleh dua pemateri internasional.

Malam Ini, Guru Besar dari Thailand dan Malaysia Isi Pengajian KWPSI
Kolektor naskah kuno Aceh, Tarmizi A Hamid 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) Aceh, saban Rabu malam menggelar pengajian rutin bertempat di Rumoh Aceh Kopi Luwak, Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Setiap pengajian, KWPSI mengundang sejumlah guru besar, teungku, dan para mualim lainnya untuk mengisi pengajian yang dimulai ba'da shalat Isya tersebut.

Rabu (27/12/2017) malam ini, pengajian rutin KWPSI ini terbilang spesial, karena akan diisi oleh dua pemateri internasional.

Baca: Peringati Milad Ke-5, KWPSI Bahas Akhlak, Ilmu Pengetahuan, Sampai Makanan Halal

Kedua ulama tersebut adalah, Alfadhil Datuk Ustaz Mohd Nizam Kamaruzzaman dari Malaysia dan Dr Ismail Ishaq Jasmit, Pakar Sejarah Fathani dari Thailand.

Tarmizi A Hamid, penggagas hadirnya kedua ulama tersebut ke pengajian KWPSI menyebutkan, dua ulama dari negeri seberang itu sedang berada di Banda Aceh dalam rangka zikir internasional mengenang 13 tahun tsunami Aceh.

"Alhamdulillah keduanya ada waktu luang, jadi sekaligus kita undang untuk mengisi pengajian di KWPSI," kata Tarmizi A Hamid atau yang akrab disapa Cek Midi.

Baca: Relawan KWPSI Desak Rehab Rekon Pijay Libatkan Semua Pihak

"Sebenarnya tiga orang, tapi satu lagi berhalangan," tambah Cek Midi.

Selaku panitia, Cek Midi mengajak masyarakat untuk hadir ke Rumoh Aceh Kopi Luwak nanti malam, guna mendengar syarahan ilmu dari kedua ulama tersebut.

"Tema pengajian yang kita sepakati adalah Aceh mulia dalam bingkai syari'at," pungkasnya. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help