Paspor Sempat Ditahan, Begini Pengalaman Mencekam Melly Goeslaw saat Masuk Pengungsian Palestina

Kedatangan Melly bersama rekan seprofesinya, Opick, dalam rombongan sebuah lembaga amal, untuk menyampaikan bantuan.

Paspor Sempat Ditahan, Begini Pengalaman Mencekam Melly Goeslaw saat Masuk Pengungsian Palestina
Instagram/melly_goeslaw
Melly Goeslaw Saat di Perbatasan Suriah Bersama Pengungsi Palestina 

SERAMBINEWS.COM - Penyanyi dan pencipta lagu Melly Goeslaw menceritakan pengalaman yang ia anggap mencekam saat akan memasuki Provinsi Kilis, Turki, dekat perbatasan dengan Suriah.

Di sana merupakan area penampungan sekitar 120.000 pengungsi asal Palestina.

Kedatangan Melly bersama rekan seprofesinya, Opick, dalam rombongan sebuah lembaga amal, untuk menyampaikan bantuan.

"Karena sudah ikhlas sih, jadi enggak terlalu sih (was-was). Waktu masuk ke Kilis aja, banyak tentara," katanya dalam wawancara di kediamannya di Bintaro Jaya Sektor 9, Tangerang Selatan, baru-baru ini.

"Paspor kami ditahan, yang satu keluar bus, kami nunggu dalam bus, itu rada mencekam sih. Tapi mau gimana lagi ya udahlah," sambungnya.

Baca: Beirut Masuk Kawasan Zona Merah, Melly Goeslaw Gagal Salurkan Bantuan ke Pengungsi

Melly mengatakan, bukan karena suara tembakan atau bom yang membuat mereka harus selalu waspada. Lagipula di perbatasan Suriah-Turki, tak terdengar suara-suara seperti itu.

Tetapi karena, dari informasi yang diperoleh Melly, di sana banyak pasukan ISIS berkeliaran, banyak penculikan dan penyekapan. Selain itu, ia juga baru kali pertama merasakan dikelilingi tentara bersenjata lengkap di mana-mana.

"Mereka bilang yang mencekam itu bukan itunya (tembakan), tapi justru penculikannya, kan nanti tiba-tiba diculik terus disandera yang serem itu," kata pelantun "Bimbang" ini.

"Jadi jalan juga lihat kiri kanan, sementara kiri kanan kami semuanya tentara yang pada bawa senapan gitu," tambah Melly.

Artikel ini telah ditayangkan pada kompas.com dengan judul : Pengalaman Mencekam Melly Goeslaw saat Masuk Pengungsian Palestina

Editor: Fatimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help