Kupi Beungoh

Mengapa Islam Melarang Perayaan Tahun Baru?

Tanpa kita sadari bahwa hal itu sudah menjadi trend kita ummat Islam, mengikuti langkah kaum Romawi kuno.

Mengapa Islam Melarang Perayaan Tahun Baru?
IST
Nurhikmah 

Oleh: Nurhikmah

Perayaan tahun baru adalah salah satu perayaan yang menjadi bahan perbincangan di media. Baik media sosial, media cetak, maupun media elektronik seperti tv dan radio.

Bagaimana tidak, perayaan tahun baru menjadi perayaan yang penuh kemeriahan dan sangat fenomenal bagi mereka merayakannya.

Dalam perayaan tersebut identik dengan penyalaan kembang api, lilin dan peniupan terompet, yang terkesan begitu meriah dan mewah.

Tidak jarang, bahkan banyak ummat Islam yang mengikuti perayaan pergantian tahun tersebut.

(Baca: Ini Dia Negara yang Pertama Kali Masuk Tahun Baru 2018)

Alasannya sangat sederhana, hanya ingin ingin mengikuti trend.

Padahal perayaan tahun baru adalah salah satu budaya orang Romawi kuno yang dibuat oleh kaisar Romawi yang berharap mereka bisa berjumpa pada tahun selanjutnya.

Tanpa kita sadari bahwa hal itu sudah menjadi trend kita ummat Islam, mengikuti langkah kaum Romawi kuno.

Islam menganggap perayaan tahun baru masehi merupakan perbuatan tasyabbuh yang disebutkan oleh para ulama terdahulu.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help