Jalan Nasional Agara-Sumut Masih Bertaburan Lubang, Ini Permintaan Tiga LSM pada Kejati Aceh

GeRAK Aceh, Masyarakat Transparansi Aceh, dan Lumbung Informasi Rakyat Aceh Tenggara, meminta Kejati Aceh menyelidiki aliran dana Rp 2,8 miliar itu.

Jalan Nasional Agara-Sumut Masih Bertaburan Lubang, Ini Permintaan Tiga LSM pada Kejati Aceh
SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) 1 Aceh memperbaiki badan jalan nasional di Semadam, Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara, Minggu (22/10/2017). 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Badan jalan Nasional Aceh Tenggara menghubungkan ke Sumatera Utara persisnya Desa Lawe Tua Makmur, Kecamatan Lawe Sigala-gala, masih bertaburan lubang.

Kondisi jalan selain berlubang, tergenang air jika hujan, dan retak-retak "buaya". Saluran atau parit di sepanjang jalan itu juga sumbat.

Padahal, pihak PJN-1 Aceh telah mengalokasikan dana rutin tahun 2017 untuk pemiliharaan jalan Nasional Aceh Tenggara-Sumut mencapai Rp 2,8 Miliar dari APBN.

Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani, kepada Serambinews.com, Senin (1/1/2018) menilai ada indikasi penyimpangan dalam pengelolaan dana rutin pemeliharaan jalan nasional tersebut.

GeRAK Aceh menilai pihak rekanan yang seharusnya mampu meningkatkan perbaikan jalan nasional yang rusak di daerah itu, begitu juga saluran parit yang tersumbat.

Tapi, kenyataan di lapangan masih banyaknya ditemukan jalan yang berlubang, retak-retak dan saluran parit tersumbat.

Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani, Koordinator Badan Pekerja Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, dan Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara, M Saleh Selian, meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menyelidiki aliran dana Rp 2,8 Miliar yang bersumber dari APBN tersebut.

Sementara itu, Direktur Gala Fila Mandiri (GFM) Kutacane, Iskiki Handoko, mengatakan, sudah habis anggaran tahun 2017 sebesar Rp 2,8 Miliar dari APBN yang meliputi pemeliharaan jalan sepanjang 70 kilometer, termasuk untuk pemeliharaan saluran parit tersumbat.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved