SerambiIndonesia/

Citizen Reporter

Mengunjungi Masjid Fittja, Satu-satunya Masjid di Swedia yang Boleh Azan Pakai Pengeras Suara

Dalam agenda Safari Dakwah ke Eropa tahun ini, saya sudah berencana untuk melaksanakan shalat Jumat di masjid tersebut.

Mengunjungi Masjid Fittja, Satu-satunya Masjid di Swedia yang Boleh Azan Pakai Pengeras Suara
IST
Tengku Abdul Razaq Ridhwan, di depan Masjid Fittja 

Laporan Tengku Abdul Razaq Ridhwan, dari Swedia

SERAMBINEWS.COM - Dalam beberapa tahun terakhir, seperti halnya di negara-negara Eropa lainnya, Islam berkembang pesat di Swedia.

Selain kedatangan imigran Muslim, juga karena banyak warga asli Swedia yang beralih dan memeluk Islam.

Di negeri ini, nama Muhammad bahkan menjadi nama yang paling populer.

Sekolah-sekolah untuk muslim mulai didirikan dan banyak orang Swedia yang kini mulai beralih ke makanan halal.

Namun tidak semua pihak senang melihat pertumbuhan Islam yang pesat di Swedia.

(Baca: Aceh Harapan Kebangkitan Islam)

Khususnya kalangan nasionalis yang dengan segala cara mendiskreditkan Islam, terutama lewat media massa.

Mereka juga membuat propaganda-propaganda anti-Islam dan anti-Muslim.

Namun demikian, Islam tetap berkembang pesat dan semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat Swedia.

Halaman
123
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help