Sekuriti Perta Arun Gas Lhokseumawe Mogok Kerja, Kenapa?

Dari 11 yang diberhentikan, menurut para security, tiga diantarnya diputuskan kontrak tanpa ada penyebab yang jelas.

Sekuriti Perta Arun Gas Lhokseumawe Mogok Kerja, Kenapa?
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Para security dari perusahaan Pertamina Training & Consulting yang selama ini bekerja di Perta Arun Gas (PAG) Lhokseumawe, pada Senin (1/1/2018) melakukan mogok kerja. 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWs.COM, LHOKSEUMAWE - Para security dari perusahaan Pertamina Training & Consulting yang selama ini bekerja di Perta Arun Gas (PAG) Lhokseumawe, pada Senin (1/1/2018) melakukan mogok kerja.

Aksi ini merupakan sikap protes dari tenaga pengamanan tersebut terhadap pemutusan kerja dari pihak PAG terhadap sejumlah rekannya, yang menurut versi mereka tanpa ada alasan yang jelas.

Dari 11 yang diberhentikan, menurut para security, tiga diantarnya diputuskan kontrak tanpa ada penyebab yang jelas.

Humas PT PAG Lhokseumawe, Cut Zharfa Ajrina, menjelaskan,  sesuai hasil dia berkoordinasi dengan Manasjer Security Afifuddin, jumlah security yang dikontrak pada tahun 2017 dari Pertamina Training & Consulting sebanyak 169 orang.

(Baca: Panitera Pengganti Mogok Kerja)

Sehingga hasil evaluasi,  yang bisa diperpanjang sesuai dengan ketentuan dan aturan perusahaan hanya 158 orang. Jadi hanya 11 orang yang tidak diperpanjang lagi kontraknya.

Namun pihaknya telah meminta pihak Pertamina Training & Consulting untuk memberikan 11 security pengganti lainnya.

“Sedangkan 11 orang harus kita minta ganti karena ada beberapa penyebab, seperti faktor usia, terlibat narkoba dan juga karena tidak disiplin. Artinya, kami sudah memiliki alasan yang cukup jelas untuk memutuskan kontrak dengan 11 security tersebut ” demikian Cut Zharfa Ajrina. (*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved