Cuitan Trump di Awal Tahun, Amerika Serikat Ancam Berhentikan Dana Bantuan Untuk Pakistan

Melalui akun Twitter-nya @realDonaldTrump, presiden AS itu mengancam bakal menghentikan penggelontoran dana bantuan

Cuitan Trump di Awal Tahun, Amerika Serikat Ancam Berhentikan Dana Bantuan Untuk Pakistan
WAKIL Presiden Mike Pence berdiri di belakang Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang memegang surat pengakuan yang ia tanda tangani bahwa Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan akan memindahkan kedutaannya, saat berpidato dari Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Rabu (6/12). 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memulai aktivitasnya awal tahunnya di media sosial dengan mengeluarkan kecaman terhadap Pakistan.

Melalui akun Twitter-nya @realDonaldTrump, presiden AS itu mengancam bakal menghentikan penggelontoran dana bantuan untuk negara Pakistan yang dianggapnya telah melindungi pada teroris.

Trump pun menyebut langkah AS yang telah memberikan bantuan kepada Pakistan hingga lebih dari 33 miliar dolar AS (lebih dari Rp 446 triliun) selama 15 tahun sebagai suatu kebodohan.

Baca: Israel Akan Membangun Stasiun Trump di Samping Tembok Ratapan

"AS sudah sangat bodoh memberikan lebih dari 33 miliar dolar dalam bentuk bantuan kepada Pakistan selama 15 tahun terakhir, dan mereka tidak memberi apapun selain kebohongan dan tipu muslihat."

"Menganggap para pemimpin kami sebagai kebodohan. Mereka memberikan jaminan keamanan kepada teroris yang kami kejar di Afghanistan, dengan sedikit bantuan. Tidak lagi!" tulis Trump di akun Twitternya pada Senin (1/1/2018) dikutip AFP.

Sebelumnya, Trump telah menyebut bahwa pemerintah mempertimbangkan dengan serius apakah akan menahan dana 255 juta dolar AS yang ditujukan untuk Islamabad, setelah mereka dipandang tak mampu memberantas kelompok teror di negara mereka.

"Kami memberikan pembayaran yang besar setiap tahunnya ke Pakistan. Mereka harus membantu," kata Trump saat mengumumkan strategi keamanan nasionalnya.

Baca: Bupati Aceh Jaya Bela Palestina dan Kecam Donald Trump

Menteri Luar Negeri Pakistan Khawaja Muhammad Asif, menanggapi pernyataan Trump di Twitter, mengatakan AS tidak dapat melimpahkan kegagalan orang-orangnya di Afghanistan kepada mereka.

Asif juga menyebut setiap dana bantuan yang diberikan AS kepada Pakistan telah disalurkan dan juga dilakukan diperiksa.

"Amerika Serikat seharus menjaga orang-orangnya bertanggung jawab atas kegagalannya di Afghanistan. Semua dana dari AS telah diaudit dengan benar dan layanan diberikan," kata dia.

Pakistan berulang kali membantah tuduhan telah menutup mata terhadap pasukan militan dan teror.

Sebaliknya, mereka justru balik mengecam AS yang dianggap telah mengabaikan ribuan orang yang tewas di tanahnya dan menghabiskan miliaran dolar untuk melawan ekstremis.

Artikel ini telah ditayangkan pada Kompas.com dengan judul : AS Ancam Bakal Hentikan Anggaran Bantuan untuk Pakistan

Editor: Fatimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help