Ketua PeTA Nagan Serahkan Sepucuk AK-47 kepada Polisi

Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya, Minggu (31/12) malam atau menjelang pergantian tahun 2018

Ketua PeTA Nagan Serahkan Sepucuk AK-47 kepada Polisi
Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto menerima satu pucuk senjata api jenis AK-47 yang diserahkan oleh M Isa, Ketua Front PeTA di mapolres setempat Komplek Perkantoran Suka Makmue, Minggu (31/12) malam. 

* Disimpan Sejak Tiga Bulan Lalu

SUKA MAKMUE - Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya, Minggu (31/12) malam atau menjelang pergantian tahun 2018, menerima sepucuk senjata api (senpi) jenis AK-47 beserta magasin tanpa peluru yang diserahkan oleh Muhammad Isa, Ketua Pembela Tanah Air (PeTA) Kabupaten Nagan Raya.

Penyerahan senpi itu kepada Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto, disaksikan Wakapolres Kompol Sutan Siregar, Kabag Ops Kompol Burhanuddin, serta Kasat Intel AKP Suprianto.

Penyerahan senpi itu dilakukan di ruang rapat polres, setelah sebelumnya M Isa dan warga mendatangi mapolres pada malam hari.

Kepada wartawan, pria yang akrab disapa Keuchik M Isa ini menjelaskan, senpi tersebut sebelumnya diserahkan oleh warga kepadanya. Orang yang menyerahkan itu tak mau disebutkan identitasnya.

“Senjata api AK-47 yang saya serahkan ini merupakan senjata api sisa konflik Aceh. Senjata ini milik mantan kombatan GAM,” kata Muhammad Isa.

Ia jelaskan, senjata tersebut sebetulnya sudah diserahkan kepada dirinya sekitar tiga bulan lalu, tapi baru diserahkan pada Minggu malam kepada pihak kepolisian di Nagan Raya.

Sesuai amanah yang ia terima dari pemilik senpi, senjata tersebut memang sengaja diserahkan pada malam pergantian tahun dengan harapan senjata tersebut dapat diamankan oleh pihak kepolisian.

Muhammad Isa menjelaskan, senjata tersebut ia terima di kawasan Alue Waki, Gunong Kong, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya.

Usai penyerahan, pihak kepolisian langsung memeriksa kondisi senjata api tersebut guna selanjutnya dilaporkan ke Mapolda Aceh.

Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto kepada sejumlah wartawan, Minggu malam seusai menerima penyerahan satu pucuk senjata api mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat, yang sudah bersedia menyerahkan satu pucuk senjata api ke polisi.

Ia membenarkan bahwa satu pucuk senjata api yang sudah diterima tersebut, jenisnya AK-47 dan diduga merupakan sisa konflik Aceh beberapa tahun silam.

“Kami sangat berterima kasih dengan penyerahan senjata api ini, bagi masyarakat yang masih menyimpan senjata api, supaya diserahkan kepada polisi,” imbau kapolres.

Ia berjanji apabila warga menyerahkan senjata api dengan sukarela, maka tidak akan dituntut sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kita mengimbau kepada warga lain yang masih menyimpan senpi sisa konflik, agar dapat menyerahkan ke kami, jangan sampai disalahgunakan,” tuuturnya. (edi)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help