Ruas Jalan Provinsi di Perbatasan Pidie-Aceh Besar Longsor, Arus Transportasi Dua Arah Macet

Saat ini, material longsor dari pegunungan sepanjang 10 meter masih menutupi badan jalan

Ruas Jalan Provinsi di Perbatasan Pidie-Aceh Besar Longsor, Arus Transportasi Dua Arah Macet
IST
TNI terjun langsung meninjau ruas jalan yang mengalami longsor di kawasan Laweung, Pidie menghubungkan, Desa Leungah, Kecamatan Seulimeum, Aceh Besar, Selasa (2/1/2018) 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bagi pengguna jalan yang hendak menempuh perjalanan melalui Laweung menuju Aceh Besar harus menunda sementara.

Sebab, saat ini terjadi longsor di ruas jalan provinsi tersebut, di kawasan perbatasan Desa Meunasah Papeu, Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Pidie dengan Desa Leungah, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar.

Baca: Hujan Deras, Desa Leungah, Aceh Besar Diterjang Banjir Bandang, Warga Sibuk Bersihkan Lumpur

Warga membersihkan rumah penuh lumpur, Selasa (2/1/2018) setelah banjir bandang melanda Desa Leungah, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, Senin (1/1/2018) sekitar 20.30 WIB.
Warga membersihkan rumah penuh lumpur, Selasa (2/1/2018) setelah banjir bandang melanda Desa Leungah, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, Senin (1/1/2018) sekitar 20.30 WIB. (IST)

Saat ini, material longsor dari pegunungan sepanjang 10 meter masih menutupi badan jalan. Longsor itu terjadi, Selasa (2/1/2018) dini hari.

Hingga kini, arus transportasi dari dua arah macet total.

"Jumlah kendaraan yang macet dari dua arah mencapai puluhan, karena di lintasan yang tembus ke Krueng Raya, Aceh Besar itu minim kendaraan yang melintas," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pidie, Apriadi SSos, menjawab Serambinews.com, Selasa (2/1/2018).

Ia mengatakan, dirinya telah memberitahukan kepada dinas PUPR Aceh untuk menanganinya, lantaran jalan provinsi.

Baca: Satu Desa di Padang Tiji, Pidie Langganan Banjir, Warga Sering Panik

"Sebelum masuk Magrib jalan tersebut telah normal kembali. Saat ini pembersihan material longsor sedang dilakukan," ujarnya.

Ketua Komisi C DPRK Pidie, Drs Isa Alima, kepada Serambinews.com mengatakan, Dinas PUPR Aceh harus cepat membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan.

" Jalan tersebut selain dilalui kendaran juga sebagai sarana bagi petani saat pergi ke kebun," ungkapnya. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help