Rumah Warga Leungah Dipenuhi Lumpur Usai Diterjang Banjir Bandang

Sebanyak 28 rumah warga yang terdiri atas 30 kepala keluarga (KK)/125 jiwa dilaporkan terkena imbas banjir,

Rumah Warga Leungah Dipenuhi Lumpur Usai Diterjang Banjir Bandang
ist
Seorang warga melihat kondisi rumahnya yang terendam banjir. 

Laporan Masrizal I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Banjir bandang yang terjadi secara tiba-tiba di Desa Leungah, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, Senin (1/1/2018) sekitar 20.30 WIB telah membawa lumpur dan gelondongan kayu.

"Kondisi tersebut berlangsung sangat cepat dan air yang deras ikut membawa gelondongan kayu dan sampah. Kejadian tersebut berlangsung hingga pukul 23.00 WIB," kata Kaban BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil kepada Serambinews.com, Selasa (2/1/2018).

Sebanyak 28 rumah warga yang terdiri atas 30 kepala keluarga (KK)/125 jiwa dilaporkan terkena imbas banjir dengan ketinggian air antara 80 centimeter hingga 1 meter.

Bahkan sejumlah warga terpaksa mengungsi.

"Tetapi saat ini warga sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan (lumpur) dirumahnya. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujarnya sebagaimana laporan Pusdalops PB BPBD Aceh Besar.

Sejumlah pihak juga turut membantu membersihkan lumpur di rumah warga seperti Camat, Polsek, dan Koramil Seulimum, TRC - PB BPBD Aceh Besar, dan TRC RAPI Aceh Besar.

Selai  itu juga terlibat unsur anggota DPRK Aceh Besar, aparatur desa dan warga setempat, serta pengurus Ikatan Pemuda Pelajar Lampanah (IPPL) Aceh Besar.

Ridwan Jamil juga menyampaikan, banjir bandang itu juga telah menghancurkan sebagian besar lahan pertanian cabai milik warga yang luas sekitar 30 hektar. Sejumlah hewan ternak pun ikut terkena imbas.

Begitu juga dengan lahan persawahan seluas 50 hektare juga terancam gagal panen akibat jebolnya tanggul irigasi Blang Paya, Desa Ujong Kepula sepanjang sekitar 10 meter.

Banjir bandang juga telah merusak berbagai fasilitas lainnya seperti rusak atau putusnya jalan usaha tani (lingkar sawah) sepanjang 300 meter dan rusaknya lantai box carver akibat digerus air pada jalan usaha tani.

Ketua Fraksi NasDem di DPRK Aceh Besar, Syahrial yang juga sedang berada di lokasi menyampaikan saat ini curah hujan di desa tersebut sudah mulai reda dan banjir sudah surut. Begitupun, warga sudah kembali ke rumah masing-masing. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help