Banjir Peulimbang, Puluhan Hektare Tanaman Padi Terendam Banjir

Sejumlah warga Balee Daka kata Sekdes sudah mengungsi ke meunasah desa setempat. Hujan masih deras,

Banjir Peulimbang, Puluhan Hektare Tanaman Padi Terendam Banjir
DOK. BPBD Bireuen
Krueng Pandrah Bireuen meluap dan puluhan rumah tergenang. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Puluhan hektare tanaman padi yang ditanam dua minggu lalu di areal persawahan Desa Balee Daka, Teupin Panah dan Matangkule, Kecamatan Peulimbang, Bireuen terendam banjr dengan ketinggian 1 meter lebih.

Sejumlah warga mulai mengungsi karena banjir, Rabu (04/01/2018).

Sekdes Balee Daka, Syarifuddin kepada Serambinews.com pukul 19.45, Rabu (03/01/2018) mengatakan, tanaman padi berusia mulai satu hari hingga dua di Desa Balee Daka luasnya 25 hektare lebih tidak kelihatan lagi.

(Baca: Krueng Pandrah dan Jeunieb Meluap, Puluhan Gampong Dikepung Banjir)

Begitu tanaman padi di Desa Teupin Panah  20 hektare dan Matangkule seluas 22 hektare tidak kelihatan lagi, ketinggian air mencapai 1 meter lebih.

Disebutkan, banjir yang melanda kawasan mereka setelah hujan deras mengguyur Bireuen sejak pagi Rabu (03/01/2018) hingga malam hari, kemudian diperparah saluran Alue Meuh di Balee Daka tidak mampu menampung air sehingga meluap ke perkampungan warga dan areal persawahan.

Sejumlah warga Balee Daka kata Sekdes sudah mengungsi ke meunasah desa setempat. Hujan masih deras, ketinggian genangan terus naik di kawasan itu. (*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help