Merokok di Masjid, Didenda Rp 100 Ribu

Pengurus Badan Kemakmuran Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Aceh Barat mulai 1 Januari 2018

Merokok di Masjid, Didenda Rp 100 Ribu
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

* Aturan Baru di Masjid Agung Meulaboh

MEULABOH - Pengurus Badan Kemakmuran Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Aceh Barat mulai 1 Januari 2018 menerapkan aturan Qanun Nomor 14 Tahun 2015 tentang Aturan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan masjid.

Ketua Badan Kemakmuran Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh Anwar kepada Serambi, Selasa (2/1) mengatakan kebijakan itu sengaja diterapkan untuk memaksimalkan pelayanan ibadah kepada jamaah agar lebih nyaman. Selain itu juga sebagai tindaklanjut dari penerapan qanun yang sudah dibuat Pemkab dan DPRK Aceh Barat.

“Untuk sementara dalam pekan ini masih dalam tahap sosialisasi, tapi ketika nanti diberlakukan pekan depan, kita harapkan tak ada lagi warga atau jamaah yang kedapatan merokok di lingkungan masjid,” tegas Anwar. Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian di Aceh Barat termasuk dengan pemerintah daerah untuk memaksimalkan pelaksanaan qanun ini.

Sehingga ketika qanun ini diterapkan diharapkan tak ada warga yang keberatan karean ada sanksi hukumnya. Anwar juga menambahkan bagi masyarakat yang kedapatan merokok di lingkungan Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, pada pekan depan akan dikenakan denda sebesar Rp 100.000. “Kan kasihan juga kalau qanun (larangan merokok) ini tak kita laksanakan, berapa banyak anggaran habis untuk melahirkan produk hukum tersebut,” tegas Anwar.

Oleh karena itu, tegasnya, dengan adanya penerapan aturan larangan merokok di lingkungan Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh tersebut, maka diharapkan kesadaran warga untuk tidak merokok di lingkungan rumah ibadah akan semakin meningkat dan jumlah jamaah yang beribadah di masjid semakin bertambah.(edi)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help