SerambiIndonesia/

Millenials

Sarung Etnik Karya Khairul Fajri Digemari Kalangan Muda  

“Semua orang Aceh pasti punya sarung. Justru yang tak punya ija kroeng kupertanyakan ke-Aceh-annya,”

Sarung Etnik Karya Khairul Fajri Digemari Kalangan Muda   
SERAMBINEWS.COM/HARI MAHARDIKA
Owner Ija Kroeng, Khairul Fajri Yahya. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Unsur etnik dalam sebuah karya membuatnya bernilai eksklusif karena memiliki keunikan tersendiri. Namun tak banyak yang bisa memadukan unsur lawas itu dengan produk terkini.

Seorang di antaranya adalah papa muda bernama Khairul Fajri Yahya, pemilik brand lokal sarung yang telah menjalankan usahanya sejak tiga tahun terakhir. Berkat inovasinya, kini kalangan muda pun bisa bergaya dalam balutan etnik.

ijakroeng
instagram.com/ijakroeng

Di mata Khairul, budaya bersarung sangat kental di Aceh, dimana nyaris tidak ada orang Aceh yang tidak mengenal ija kroeng. “Semua orang Aceh pasti punya sarung. Justru yang tak punya ija kroeng kupertanyakan ke-Aceh-annya,” ujar Khairul terkekeh saat dijumpai di workshop ‘Ija Kroeng’ Seutui, Banda Aceh, Rabu (3/1).

Baginya, bersarung bukan cuma untuk ibadah, tetapi bergaya dalam keseharian. Namun kata Khairul, tak ada sarung yang beredar di pasaran yang bisa mengakomodir seleranya sebagai anak muda.

“Anak muda itu ingin bersarung di luar pakem. Akhirnya muncul lah ide untuk mengkreasikan sarung sendiri. Kita tetap bisa bersarung sambil bergaya,” ujar pria berambut panjang ini.    

Dia pun menjahit sarung untuk koleksi pribadi yang berwarna polos, hitam dan putih. Karya pertamanya itu mulai dilirik dan digemari teman dan saudara dari kalangan muda.

ijakroeng
instagram.com/ijakroeng

“Ternyata banyak yang senang dengan warna polos dan mulai pesan ke aku. Hingga akhirnya kuberanikan branding pada Maret 2015, Ija kroeng diluncurkan dengan material yang bagus,” cerita pria yang telah menyabet puluhan penghargaan atas inovasi tersebut.

Nama dan motif khas etnik produk Khairul pun mendapat apresiasi dari kalangan muda di Aceh maupun nasional. Di Aceh sendiri, lanjutnya, seperti ada kerinduan terhadap produk etnik yang sudah lama dinanti.

 “Aku memasukkan unsur etnik dalam produk yang menyasar kalangan muda ini. Motif etnik ini eksklusif, dan menjadi power bagi kita untuk menantang fashion dunia,” paparnya.

ijakroeng
instagram.com/ijakroeng

Hingga saat ini, sarung buatan pria kelahiran Banda Aceh 37 tahun silam ini sudah memiliki berbagai varian warna dan motif dan didistribusikan kemana-mana. Tak hanya sarung, Khairul juga melengkapi fashion khas Aceh ini dengan merilis celana sarung, baju, peci, dan shal.

Harga yang dibanderol untuk masing-masing item itu pun lumayan terjangkau, mulai 160an sampai 400an ribu rupiah. (fit)  

  

Biodata:

Nama: Khairul Fajri Yahya

Tempat, tanggal lahir: Banda Aceh, 12 September 1980

Pekerjaan: Owner Ija Kroeng

Hobi: Surfing, hunting kain

Instagram: @ijakroeng

Editor: Eddy Fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help