Persima Singkirkan Killer

Persima Meunasah Krueng menjadi tim pertama yang lolos ke putaran kedua Turnamen Sepakbola HUT Ke-31

Persima Singkirkan Killer
BUPATI Aceh Besar, Mawardi Ali, melakukan tendangan pertama saat membuka Turnamen Sepakbola HUT Ke-31 Studio 86 di Lapangan Lampoh Kawat, Desa Lampaseh Krueng, Kecamatan Montasik, kemarin. 

BANDA ACEH - Persima Meunasah Krueng menjadi tim pertama yang lolos ke putaran kedua Turnamen Sepakbola HUT Ke-31 Studi 86. Kepastian itu diperoleh setelah mereka menyingkirkan Killer 08 Luthu Sibreh, 2-0, pada partai pembuka turnamen tersebut di Lapangan Lampoh Kawat, Desa Lampaseh Krueng, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, sore kemarin.

Di menit-menit awal, duel Persima versus Killer berjalan dengan tempo lambat. Pemain kedua tim terlihat berhati-hati dalam membongkar pertahanan lawan. Akibatnya, si kulit bundar lebih banyak berkutat di lapangan tengah. Tapi, kemudian kubu Meunasah Krueng yang mengandalkan Osin, Bawi, Helza, dan Muliadi Lamno cs mulai menemukan pola permainan terbaiknya.

Buktinya, beberapa kali serangan mereka membahayakan gawang lawan. Puncaknya, saat hentakan keras Bawi pada menit 10 merobek jala Luthu Sibreh sekaligus mengubah skor menjadi 1-0. Setelah gol itu, anak-anak Persima makin bersemangat menusuk pertahanan lawan. Tapi, sigapnya pemain Killer seperti Ikhwan Tek, Piyi, Wahyu, dan Forlan membuat serangan Meunasah Krueng kandas. Hasilnya, skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, punggawa Luthu coba mengambil inisiatif penyerangan. Tapi, usaha mereka berhasil dipatahkan oleh pemain Persima yaitu Tajudin, Tesar, dan Wahyu. Sehingga gol penyama yang dinanti oleh pemain Killer 08 tak kunjung tercipta. Malah, pada menit ke-65 giliran Buset menggetarkan gawang Luthu hingga mengubah kedudukan menjadi 2-0 untuk Persima. Sore nanti, Nashuha Cell Aneuk Galong ditunggu Persela Lampisang.

Turnamen yang diikuti 32 tim dari Aceh Besar dan Banda Aceh itu dibuka Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, kemarin. Selain Muspika Montasik, pembukaan turnamen berhadiah total Rp 28,5 juta itu juga dihadiri beberapa anggota DPRK Aceh Besar dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Bupati dalam sambutannya berharap turnamen itu menjadi ajang silaturahmi antarklub peserta dan peserta dengan panitia. “Even ini juga kita harapkan dapat menjadi wadah lahirnya pemain-pemain muda berbakat yang nanti bisa memperkuat sejumlah klub di Aceh yang berlaga pada berbagai kompetisi resmi,” harap Mawardi Ali.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help