Lokasi IPDN di Aceh belum Pasti

Kepastian di mana lokasi akan dibangun kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Aceh

Lokasi IPDN di Aceh belum Pasti
BUPATI Bireuen, H Saifannur SSos (kanan) menandatangani MoU dengan IPDN di Cilandak, Jakarta, Senin (8/1).

* Februari, Tim Kemendagri Turun Lagi

BIREUEN - Kepastian di mana lokasi akan dibangun kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Aceh, hingga saat ini belum dipastikan. Oleh sebab itu, tim lengkap dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dijadwalkan pada minggu kedua Februari 2018, akan kembali turun ke Bireuen dan Aceh Besar, sebagai dua daerah yang digadang-gadang jadi lokasi pembangunan sekolah pamong praja tersebut.

Informasi itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani yang saat ini berada di Kampus IPDN Cilandak, Jakarta bersama Bupati H Saifannur, dan sejumlah pejabat Bireuen. Kehadiran tim dari Bireuen ke IPDN, kata Muzakkar, untuk melakukan penandatanganan naskah kerja sama (MoU) dengan IPDN.

Wabup menjelaskan, hasil kunjungan tim terdahulu ke Aceh dibahas bersama di Kemendagri. Lanjutannya maka dibentuk tim lengkap dari Kemendagri untuk turun kembali ke Bireuen dan Aceh Besar, guna menganalisa berbagai sisi sehingga diperoleh satu ketepatan, kesesuaian, dan kecocokan di mana kampus IPDN nanti dibangun. “Gubernur Aceh memang sudah merekomendasikan Bireuen, namun semuanya berpulang kepada hasil kunjungan tim Kemendagri pada minggu kedua Februari mendatang,” ujar Muzakkar.

Sementara itu, sebelum penandatanganan MoU dengan IPDN kemarin, Bupati Bireuen, H Saifannur SSos berkesempatan memberikan kuliah umum kepada 250 mahasiswa IPDN kelas regional Jakarta di kampus IPDN Cilandak. Saifannur dalam kuliah umumnya tersebut mengupas pengalaman hidupnya mulai dari seorang keuchik, pengusaha, politisi, sampai terpilih sebagai bupati.(yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help