Peneliti Temukan Hal Mengejutkan, Perempuan yang Berkerja Malam Lebih Berisiko Terkena Kanker

Risiko pertumbuhan kanker payudara yang mengancam mereka sebesar 58 persen,

Peneliti Temukan Hal Mengejutkan, Perempuan yang Berkerja Malam Lebih Berisiko Terkena Kanker
google/net
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Kerja shift malam banyak dikaitkan dengan gangguan kesehatan, seperti obesitas dan gangguan tidur, bahkan kanker.

Sejumlah peneliti di Tiongkok menemukan bahwa perempuan yang bekerja pada shift malam memiliki peningkatan risiko kanker hingga 19 persen, dibandingkan dengan perempuan yang tidak bekerja pada shift malam.

Saat para peneliti melihat lebih lanjut tipe kanker tersebut, mereka menemukan bahwa perempuan yang bekerja pada shift malam untuk periode yang lebih lama memiliki 41 persen risiko lebih tinggi terkena kanker kulit, 32 persen kanker payudara dan 18 persen risiko kanker saluran pencernaan.

(Baca: Jusuf Kalla Minta Menteri Susi Hentikan Penenggelaman Kapal, Ini Alasannya)

(Baca: Dan Bayoe Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua PA Tamiang)

Risiko tertinggi didapati pada perawat yang bekerja pada shift malam.

Risiko pertumbuhan kanker payudara yang mengancam mereka sebesar 58 persen, lebih tinggi dari para perawat yang tidak bekerja pada shift malam.

Penulis senior dan Asisten Profesor di Sichuan University, Xuelei Ma menuturkan, semakin lama perempuan bekerja pada shift malam, risiko mereka terpapar kanker akan lebih besar.

"Untuk setiap lima tahun bekerja pada shift malam, risiko terkena kanker payudara, misalnya, mencapai 3,3 persen lebih tinggi," ujarnya.

(Baca: 10 Fakta Pembunuhan Sadis di Gampong Mulia, No 7 Sangat Menyeramkan)

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help