Home »

Sport

33 Klub Protes PSSI Pusat

Sebanyak 33 klub di bawah Pengprov PSSI Aceh memprotes keputusan PSSI Pusat terkait penunjukkan Johar Lin Eng

33 Klub Protes PSSI Pusat
NAZIR ADAM, Kordinator Askab/Askot dan Klub

* Terkait Plt Ketua Umum

BANDA ACEH - Sebanyak 33 klub di bawah Pengprov PSSI Aceh memprotes keputusan PSSI Pusat terkait penunjukkan Johar Lin Eng sebagai Plt Ketua Umum. “Kita secara resmi telah menyerahkan surat protes siang kemarin,” jelas Kordinator Askab/Askot, dan Klub, Nazir Adam kepada Serambi tadi malam melalui saluran telepon dari Jakarta.

Kemarin, Nazir bersama dengan pengurus dari askab lain sudah datang ke Kantor PSSI Pusat. Awalnya mereka ingin menyerahkan surat protes tersebut kepada Sekjen PSSI, Ratu Tisha Desria. “Tetapi, kita dapat informasi kalau Ratu Tisha masih di Medan. Karena ini aspirasi dari klub, kita tetap serahkan kepada pengurus lain,” tegas mantan Wakil Bupati Pidie itu.

Dari surat protes tersebut, para Askab/Askot dan klub membawa enam sikap pernyataan. Adalah menolak dengan tegas penunjukan Plt Ketua Umum PSSI Aceh, Johar Lin Eng. Berikutnya meminta kepada PSSI Pusat agar mencabut surat keputusan tentang Plt Ketua Umum.

“Meminta kepada PSSI Pusat supaya mengembalikan kewenangan Tgk Adly Bin Ibrahim yang kepengurusannya masih sah. Karena, sesuai dengan surat pengukuhan dari PSSI Pusat, bahwa kepengurusan PSSI Aceh ini akan berlaku hingga 3 Februari 2018,” tulis pernyataan itu.

Pada poin keempat, askab/askot dan klub meminta kepada kepada Ketua Umum PSSI Aceh, Adly Bin Ibrahim beserta dengan pengurus agar tetap melaksanakan, dan melanjutkan tahapan kongres yang sedang berjalan. Terlebih, tahapan kongres PSSI Aceh telah diagendakan sesuai dengan pemberitahuan kepada pihak pusat.

Kemudian, meminta KONI Aceh selaku induk olahraga guna menyikapi persoalan ini secara bijak, dan serius untuk menjaga kehormataan, serta kewibawaan olahraga di Aceh. Sehingga, menghindari adanya dualisme Asprov PSSI Aceh. Terakhir, menunjuk Nazir Adam sebagai koordinator dari askab/askot dan klub yang membuat pernyataan ini.

Menurut Nazir, keputusan pihaknya menolak keputusan PSSI Pusat itu karena tak ada alasan yang jelas mengganti posisi ketua saat ini, Adly Tjalok. Terlebih, selama ini, tak ada teguran atau surat yang dikirim dari Pusat ke PSSI Aceh mengenai kesalahan.

Selanjutnya, Nazir mengakui, bahwa kepengurusan PSSI Aceh berakhir Februari 2018. Surat pengukuhannya ditanda tangani Djohar Arifin Husein pada 3 Februari 2014. Sementara waktu pelantikan PSSI Aceh periode 2014-2018 itu, diadakan Sabtu, 15 Februari 2014 di Hall Serbaguna Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya. “Kalau mengacu surat Djohar Arifin, maka periode pengurus baru berakhir Februari,” ungkap Ketua Askab PSSI Pidie.

Seperti diketahui, anggota Exco PSSI Pusat, Johar Ling Eng ditunjuk sebagai Plt Ketua Asprov PSSI Aceh melalui surat bernomor SKEP/79/ XII-2017 tertanggal 20 Desember 2017. Surat itu ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. Ling Eng yang juga Ketua Umum Jawa Tengah itu diberi waktu selama tiga bulan guna menggelar kongres. (ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help