459 Atlet Ikut Tes Fisik Tahap Kedua

Selama sepekan terakhir, sebanyak 459 atlet Aceh Besar mengikuti tes fisik untuk tahap kedua di Stadion Mini Unsyiah

459 Atlet Ikut Tes Fisik Tahap Kedua
ATLET Aceh Besar mengikuti tes fisik tahap kedua di Stadion Mini Unsyiah, petang kemarin. Tes tersebut sebagai persiapan mereka menghadapi PORA 2018 di Kota Jantho, November mendatang. 

BANDA ACEH - Selama sepekan terakhir, sebanyak 459 atlet Aceh Besar mengikuti tes fisik untuk tahap kedua di Stadion Mini Unsyiah. Tes tersebut sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Aceh (PORA) pada November 2018 di Kota Jantho.

Wakil Ketua KONI Aceh Besar, Muzakkir kepada Serambi menjelaskan, tes tahap kedua yang dilaksanakan petang kemarin diikuti para atlet dari sembilan cabang olahraga. Adalah panahan, sepak bola, futsal, menembak, balap motor, sepak takraw, renang, balap sepeda, serta tinju.

“Sementara untuk cabang olahraga lain, kami melakukannya di mana lokasi para atlet berlatih. Ini harus KONI lakukan supaya dapat mengetahui bagaimana dengan kondisi terakhir dari atlet. Semoga, dari tes ini kita bisa mengetahui lebih detil lagi,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Muzakkir meminta kepada atlet dan pelatih untuk tetap berlatih secara serius sebagaimana yang sudah mereka lakukan. Latihan ini sembari menunggu jadwal Pemusatan Latihan Terpadu (Pelatda) menjelang pelaksanaan PORA November mendatang.

Terlebih, untuk gelaran PORA kali ini, Aceh Besar akan mengikuti 28 cabang olahraga minus bola baskat yang dipentaskan. Sehingga, dengan target sukses tuan rumah dan prestasi, Aceh Besar benar-benar ingin mempersiapkan atlet terbaik. Apalagi, mereka tampil di depan publik sendiri.

Ketua pelaksana tes fisik, Ifwandi yang dihubungi Serambi sore kemarin menyebutkan, kalau kegiatan untuk tahap kedua ini lebih difokuskan kepada fisik permainan setiap cabang olahraga. Sebab, tes kali ini tentu saja berbeda dengan tahap pertama.

Ifwandi secara terbuka mengakui, kalau berdasarkan hasil tes pada tahap pertama diketahui rata-rata atlet dengan kategori sedang. “Mereka memiliki kekurangan di daya tahan jantung paru usai tes awal. Setelah itu, para pelatih memiliki kesempatan untuk dapat memperbaikinya,” jelasnya.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help