Banjir Lumpur Terjang Selatan California, 13 Orang Tewas dan 163 Warga Mengalami Luka-luka

Akibatnya, 13 orang tewas, ratusan lainnya terluka, ditambah dengan kerusakan infrastruktur di kawasan tersebut.

Banjir Lumpur Terjang Selatan California, 13 Orang Tewas dan 163 Warga Mengalami Luka-luka
(Madri/ZUMA Wire/REX/Shutterstock)
Petugas terus melakukan penyisiran di kawasan Montecito, California, setelah banjir lumpur menyerang kawasan tersebut dan Santa Barbara Selasa (9/1/2018). 

SERAMBINEWS.COM, SANTA BARBARA - Banjir lumpur karena hujan deras dilaporkan menerjang kawasan selatan California, Amerika Serikat, Selasa (9/1/2018) waktu setempat.

Akibatnya, 13 orang tewas, ratusan lainnya terluka, ditambah dengan kerusakan infrastruktur di kawasan tersebut.

Sheriff Santa Barbara County, Bill Brown menyatakan, banjir lumpur terjadi setelah hujan lebat yang terus mengguyur Selasa dini hari waktu setempat.

Dia melanjutkan, kawasan yang paling parah terdampak banjir lumpur adalah Montecito di barat laut Los Angeles.

Di area tersebut, petugas penyelamat menemukan lima korban tewas.

(Baca: Terkait Kasus E-KTP, KPK Kembali Periksa Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly)

(Baca: Harga Beras Melonjak di Aceh Tenggara, Ini Permintaan Anggota Komisi IV DPR RI)

Brown menjelaskan, jajarannya berusaha menyelamatkan 50 orang di sana.

Termasuk remaja perempuan berusia 14 tahun yang terperangkap di lumpur setebal lima  kaki, sekitar 1,5 meter, selama beberapa jam.

Dia memperkirakan masih ada warga yang terperangkap. "Kondisinya seperti masa Perang Dunia I," kata Brown seperti dilansir CNN.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help