SerambiIndonesia/

Dihampiri Polisi Putra Gugup, Ternyata Ada Sabu di Jok Sepmornya

Saat diperiksa, ternyata ada sabu-sabu 5 paket kecil seberat 0,54 gram di dalam jok sepmor Suzuki Shogun nya.

Dihampiri Polisi Putra Gugup, Ternyata Ada Sabu di Jok Sepmornya
ist
Tersangka Putra dengan BB sabu-sabunya saat di Mapolres Langsa.

Laporan Zubir  Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA -- Unit Resmob Sat Reskrim Polres Langsa, Kamis (11/1/2018) pukul 03.00 dini hari menangkap Putra Kurniawan (33) warga Desa Paya Peulawi, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

Uniknya penangkapan Putra, saat itu dia dihampiri anggota Resmob yang sedang berpatroli, dia gugup.

Saat diperiksa, ternyata ada sabu-sabu 5 paket kecil seberat 0,54 gram di dalam jok sepmor Suzuki Shogun nya.

Kapolres Langsa, AKP Satya Yudha Prakasa SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Agung Wijaya Kusuma, kepada Serambinews.com, mengatakan, tersangka Putra di tangkap saat berada di Jalan A Yani, Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro.

(Baca: Hasan Diciduk Polisi karena Aktivitasnya Mengedar Ganja)

Menurut Kasat Reskrim, waktu itu sejeumlah anggota Resmob Sat Reskrim melakukan patroli melihat seorang laki-laki yang mencurigakan di pinggir jalan (Jalan A Yani) Gampong Birem Puntong.

Lalu anggota menghampiri tersangka dan saat dilakukan interogasi, tersangka merasa gugup dan selanjutnya dilakukan penggeledahan dtemukan BB sabu-sabu di jok sepmor miliknya itu.

Kepada petugas, tersangka Putra mengaku membeli satu paket sabu dari temannya berinisial PL (40) yang kini DPO dengan harga Rp 350.000.

Lalu 1 paket sabu itu oleh tersangka dipecah menjadi 5 paket kecil untuk dijualnya.

Dari 5 paket sabu itu, 3 paket dijual Rp 150 ribu/paket dan 2 paket lainya dijual Rp 70 ribu/paketnya. Sehinggadia akan mendapat untung dari hasil penjualan sabu itu sebesaRp 240 ribu.

Namun sialnya tersangka Putra, sabu-sabu tersebut belum pun laku, tap dia harus berurusan dengan hamba hukum. Kini Putra harus mendekam di sel tahanan Mapolres Langsa. (*)

Penulis: Zubir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help