Erosi, Abutment Jembatan Krueng Nagan Terancam

Sepanjang 300 meter tanah warga yang berada di sekitar jembatan Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir

Erosi, Abutment Jembatan Krueng Nagan Terancam
ANGGOTA DPRK Nagan Raya Cut Man, meninjau lokasi erosi DAS Krueng Nagan di bawah abutmen jembatan Langkak, Kuala Pesisir yang kini semakin mengancam keberadaan tanah warga, Rabu (10/1). 

SUKA MAKMUE-Sepanjang 300 meter tanah warga yang berada di sekitar jembatan Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, hingga kini tergerus erosi akibat mengganasnya aliran Krueng Nagan. Akibatnya, keberaadaan tanah warga di sepanjang aliran sungai di kawasan itu, serta abutmen jembatan yang menghubungkan antar-kabupaten di wilayah pantai barat selatan Aceh juga terancam amblas ke sungai.

“Erosi Krueng Nagan sampai sekarang terus membahayakan letak abutment jembatan. Kalau tidak ditangani secepatnya, kami khawatir jembatan ini akan runtuh nantinya,” kata Abu Bakar, Keuchik Gampong Padang Rubek, Kecamatan Kuala Pesisir, kepada Serambi, Rabu (10/1) siang.

Dia menjelaskan, persoalan mengganasnya erosi DAS Krueng Nagan khususnya di sekitar jembatan Langkak tersebut sudah pernah disampaikan kepada pihak terkait dengan harapan dilakukan penanganan secepatnya. Akan tetapi, hingga kini persoalan tersebut belum ditindaklanjuti, sehingga hal ini sangat meresahkan warga setempat.

Pasalnya, selain mengancam keberadaan jembatan, erosi aliran sungai ini juga menyebabkan lahan perkebunan warga ikut amblas ke dalam sungai, khususnya ketika terjadinya hujan lebat karena meluapnya air.

Sementara itu, anggota DPRK Nagan Raya Cut Man yang meninjau ke lokasi erosi di bawah jembatan Langkak kepada Serambi, kemarin mengatakan, berdasarkan hasil pantauan pihaknya erosi di DAS Krueng Nagan tersebut kini sudah mencapai tahap yang mengkhawatirkan.

“Letak batas sungai dengan abutment jembatan hanya beberapa meter lagi. Kalau terus digerus erosi kita khawatir jembatan pasti akan runtuh,” tuturnya.

Politisi PNA Nagan Raya ini juga membenarkan bahwa sepanjang 300 meter lebih tanah warga yang berada di sepanjang aliran sungai juga sudah amblas akibat erosi yang terus terjadi.

Sebagai solusi, Cut Man berjanji akan melaporkan hal ini ke Pemerintah Aceh guna dilakukan penanganan secepatnya. “Apabila dibiarkan, dikhawatirkan terjadi sesuatu dengan jembatan tersebut, maka warga yang melintas dari sejumlah kabupaten/kota di Barsela Aceh harus kembali naik rakit seperti era tahun 70-an, “ tutur Cut Man.(edi)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved