Sebelum Masuk Rumah Sakit Takengon, Penyair LK Ara Tulis "Maut Jangan Gugup"

Puisi tersebut dipublis penyair Gayo, Salman Yoga S melalui media sosial, dan langsung mendapat respons dan butir doa bagi kesembuhan LK Ara.

Sebelum Masuk Rumah Sakit Takengon, Penyair LK Ara Tulis
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Penyair LK Ara saat peluncuran buku "80 Tahun LK Ara" di Jakarta. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Penyair LK Ara yang saat ini berusia 80 tahun, kembali dibawa ke rumah sakit untuk kedua kalinya dalam sepekan ini.

Ia dirawat di Rumah Sakit Umum Datu Beru Takengon, Aceh Tengah.

Sebelum ke rumah sakit, penyair produktif ini sempat menulis puisi pendek berisi agar maut jangan gugup menjemput.

(Baca: Loyang Sekam, Tempat Persembunyian Sultan Aceh di Tanah Gayo)

(Baca: Benteng Batee Iliek Jatuh, Sultan Aceh Bawa Kuda Putih dan Kambing Putih Saat Diselamatkan ke Gayo)

Puisi pendek itu berbunyi:

"MAUT"
Maut
Jangan gugup
Mejemputku
Hamba menyerah
Hamba milik Allah

(Baca: Ulama Dayah Inshafuddin Abdya Dukung Pembunuh Dihukum Mati, Kenapa?)

(Baca: Pembunuh di Gampong Mulia; Teman Baik sampai Musuh Paling Berbahaya, Tunggu Aja Tanggal Mainnya)

(Baca: Teka-Teki Kematian Penyair Pablo Neruda Masih Diteliti Hingga Tahun Depan)

Puisi ini ditulis di Wih Nareh, pada 10 Januari 2018, hari ia dibawa ke rumah sakit.

Puisi tersebut dipublis oleh penyair Gayo, Salman Yoga S melalui media sosial, dan langsung mendapat respons dan butir doa bagi kesembuhan penyakit LK Ara.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help