Soal Gaji Dosen UGL Kutacane yang belum Terbayar, Ini Perintah Bupati Agara

"Kita sudah perintahkan bayar gaji dosen akhir Januari 2018 harus tuntas,"

Soal Gaji Dosen UGL Kutacane yang belum Terbayar, Ini Perintah Bupati Agara
Mahasiswa Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane, demo DPRK Agara. Mereka menuntut dibayarkan gaji dosen selama 10 bulan dan aktifkan aktivitas perkuliahan yang sempat lumpuh, Rabu (10/1). SERAMBI/ASNAWI LUWI 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Bupati Aceh Tenggara, Raidin Pinim MAP, memerintahkan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tenggara agar segera membayarkan gaji dosen Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane.

"Kita sudah perintahkan bayar gaji dosen akhir Januari 2018 harus tuntas," ujar Bupati Agara, Raidin Pinim usai menghadiri rapat tertutup dengan DPRK Agara, civitas akademika UGL Kutacane, mahasiswi dan intansi terkait di Gedung DPRK Agara, Kamis (11/1/2018 ).

Sementara itu, Kepala Badan Permusyawaratan Kute (BPMK) Amri Siregar Ssos, mengatakan, Bupati Agara perintahkan dibayarkan gaji dosen yang bersumber dari dana desa untuk calon mahasiswa yang dikuliahkan satu orang per desa dari 385 desa dari 16 kecamatan yang mencapai Rp 1,2 miliar.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan mahasiswa Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane, Aceh Tenggara, demo DPRK Agara terkait lumpuhnya proses perkuliahan, Rabu (10/1/2018 ).

(Baca: Mahasiswa UGL Demo DPRK) 

Kedatangan demonstran disambut oleh Wakil DPRK Agara, Jamudin Selian, Anggota DPRK Agara, Supian Sekedang, M Sopian Desky dan dewan lainnya.

Demontran menuntut dibayarkan gaji akademisi atau dosen selama 10 bulan dan aktifkan kembali aktivitas Kuliah di UGL Kutacane.

"Kami butuh ilmu. Bayarkan dan tuntaskan gaji dosen kami," ujar Mufthi Ketua BEM Fakultas Teknik dalam orasinya.

Demontran mengusung berbagai poster yang berisikan kami butuh ilmu, aktifkan proses belajar mengajar mahasiswa UGL Kutacane dan foster yang berisikan hadirkan Bupati, Wabup Agara, Ketua DPRK Agara. (*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help