Warga Tiongkok Diancam Penjara Lima Tahun

Otoritas Imigrasi Kelas II B Meulaboh, Aceh Barat, hingga Rabu (10/1) kemarin terus melakukan pemeriksaan

Warga Tiongkok Diancam Penjara Lima Tahun
PETUGAS Imigrasi Kelas II B Meulaboh, Aceh Barat, Rabu (10/1) melakukan pemeriksaan terhadap Hu Jie Bin, WNA asal Guandong, Tiongkok, terkait pelanggaran Keimigrasian di kantor setempat. Pria ini terancam kurungan selama lima tahun akibat menyalahgunakan izin Visa yang sudah diberikan Pemerintah Indonesia terhadap kunjungan yang ia lakukan. 

* Ditangkap Saat Jual Baju Keliling

MEULABOH-Otoritas Imigrasi Kelas II B Meulaboh, Aceh Barat, hingga Rabu (10/1) kemarin terus melakukan pemeriksaan terhadap Hu Jie Bin, warga negara asing (WNA) asal Tiongkok, untuk dilakukan proses hukum terkait pelanggaran keimigrasian yang dilakukan ketika berada di wilayah Abdya pada awal November 2017 lalu.

Pantauan Serambi kemarin, saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, Hu Jie Bin terlihat santai dan menjawab semua pertanyaan yang dilayangkan kepadanya. Sesekali petugas juga mengajak warga asing ini bercanda, sehingga suasana pemeriksaan warga asing asal Guangdong, Tiongkok, tersebut terlihat santai.

Selama menjalani pemeriksaan, Hu Jie Bin tidak seorang diri. Ia ditemani oleh kuasa hukumnya dan terlihat seorang penerjemah. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II B Meulaboh, Aceh Barat, Imam Santoso kepada Serambi, Rabu siang, mengatakan, pemeriksaan terhadap Hu Jie Bin tersebut untuk melengkapi pemberkasan, terkait proses hukum yang kini sedang dilakukan.

“Warga asing ini melanggar UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, pasal 122 dengan sanksi pidana selama lima tahun atau denda sebesar Rp 500 juta,” kata Imam Santoso.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, pria tersebut melakukan kegiatan tak sesuai dengan izin tinggal yang sudah diberikan Pemerintah Indonesia, karena melakukan kegiatan perdagangan tanpa izin resmi.

Selama proses pemeriksaan, Hu Jie Bin juga sangat kooperatif dan bersikap sangat baik dengan petugas. Selama ini, kata Imam Santoso, pria asing tersebut dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Meulaboh, guna memudahkan proses hukum yang sedang berjalan, jelasnya. (edi)

Sebagaimana diketahui, Otoritas Imigrasi Kelas II B Meulaboh, Aceh Barat, melakukan penahanan terhadap Hu Jiebin (35) pada Senin (6/11) setelah sebelumnya diamankan oleh tim pengawasan orang asing di Abdya pada Jumat (3/11/2017). Pelaku menyalahgunakan visa dengan berjualan baju keliling di wilayah hukum Indonesia tanpa mendapatkan izin resmi dari pemerintah, serta tidak sesuai dengan izin Visa B211 A yang telah dikeluarkan oleh KBRI di Beijing.

Sementara itu, Hu Jie Bin yang ditanyai Serambi disela-sela pemeriksaan oleh petugas Imigrasi mengatakan, dia mengaku kapok dan jera dengan tindakan yang telah dilakukannya, sehingga harus berurusan dengan hukum yang berlaku di Indonesia. “Saya kapok, tak mau lagi macam-macam,” ujarnya dalam bahasa Indonesia dengan dialek Tiongkok yang khas.

Meski menyesali perbuatannya, dia mengaku akan tetap kembali ke Indonesia suatu waktu kalau diizinkan, namun hanya sebagai turis.(edi)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved