Dinilai Langgar Kode Etik, DKPP Beri Sanksi untuk Anggota KIP Aceh 

Putusan ini dibacakan setelah memproses aduan yang diajukan Hadya Noer terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu.

Dinilai Langgar Kode Etik, DKPP Beri Sanksi untuk Anggota KIP Aceh 
NET
Logo KIP Aceh 

Tapi usulan itu dinilai tidak lagi memenuhi syarat karena Fakhrurrazi H Cut telah mengundurkan diri sebagai kader PPP Aceh Utara pada 14 Maret 2016.

Pengunduran Fakhrurrazi H Cut sebagai kader dan anggota PPP untuk memenuhi syarat maju sebagai calon bupati Aceh Utara dari jalur perseorangan pada Pilkada 2017.

Namun, Amri M Ali mengakui pihaknya tidak pernah mengajukan surat pengunduran diri dari Fakhrurrazi H Cut.

Sebelumnya PPP Aceh kubu Tgk Mohd Faisal Amin juga mengusulkan Hadya Noer, selaku peraih suara terbanyak ketiga pada Pemilu 2014 sebagai calon PAW.

Tetapi, dalam prosesnya KIP Aceh menindaklanjuti usulan Fakhrurrazi H Cut dan sudah pula dilantik sebagai anggota DPRA.

Dalam pertimbangannya, DKPP menilai, perubahan sikap KIP Aceh dalam memproses pengusulan calon PAW dari Hadya Noer ke Fakhrurrazi H Cut menunjukkan ketidakprofesional anggota KIP Aceh.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help