Kasus Istri Bunuh Suami di Aceh Tenggara, Begini Pengakuan Sang Istri di Kantor Polisi

Tiomas Bere menyatakan tidak membunuh suaminya. Ia hanya mendorong suaminya hingga terjatuh dan kepalanya terbentur batu pengganjal pintu di rumahnya.

Kasus Istri Bunuh Suami di Aceh Tenggara, Begini Pengakuan Sang Istri di Kantor Polisi
SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Kolase foto tersangka pembunuh suami di Aceh Tenggara (kiri) dan proses evakuasi jasad korban yang ditanam di kebun cokelat, Jumat (12/1/2018). 

Seperti diberitakan sebelumnya, Tiomas Bere Penjaitan (50), warga Desa Lawe Petanduk, Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara, ditangkap karena menghabisi nyawa suaminya, Hasudungan Aruan (55).

Jasad suaminya kemudian ditanam di kebun cokelat berjarak sekitar dua kilometer dari rumahnya.

(Baca: BREAKING NEWS: BNN Kembali Ungkap Penyelundupan 40.23 Kilogram Sabu)

(Baca: Ternyata, Ini Jalur Masuk Penyelundupan 40,23 Kg Sabu Asal Malaysia)

(Baca: Siapa Dek Bad? Pemilik Sabu-sabu 40 Kilogram yang Kini Diburu BNN)

Tabir pembunuhan yang menghebohkan masyarakat Aceh Tenggara ini terungkap setelah masyarakat Lawe Petanduk kehilangan warganya sudah hampir sebulan.

Lalu warga menggelar rapat desa pada Kamis (11/1/2018 ) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat rapat, Tiomas Bere langsung mengakui bahwa ia telah membunuh suaminya, dan menguburkannya di kebun cokelat.

Setelah itu, warga menyerahkannya ke polisi, dan pada Jumat (12/1/2018), polisi menggali kebun cokelat untuk mengambil jasad korban.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved