Sekjen Bakomubin Minta Dibuat Qanun Qishah

Sekjen Pengurus Wilayah Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia (PW Bakomubin) Aceh, Teuku Zulkhairi MA

Sekjen Bakomubin Minta Dibuat Qanun Qishah
SERAMBI/MASRIZAL BIN ZAIRI
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam 'Mahasiswa Peduli Syariat Islam' melancar unjuk rasa di depan Balai Kota Banda Aceh. 

BANDA ACEH - Sekjen Pengurus Wilayah Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia (PW Bakomubin) Aceh, Teuku Zulkhairi MA meminta eksekutif dan legislatif Aceh membuat Qanun Qishah atau hukuman balasan mati terhadap pelaku pembunuhan. Hal ini juga sesuai penerapan syariat Islam yang sudah belasan tahun diberlakukan di Aceh.

“Apalagi, kasus-kasus pembunuhan di Aceh terus saja terjadi dan sepertinya semakin sulit dihentikan. Yang terbaru adalah pembunuhan terhadap satu keluarga Tionghoa di Peunayong, Banda Aceh. Apa jadinya Aceh yang menerapkan syariat Islam, namun pelaku pembunuhan belum tersentuh hukuman sesuai syariat,” tulis Teuku Zulkhairi lewat siaran pers kepada Serambi kemarin.

Menurutnya, salah satu satu orientasi syariat Islam (Maqashid Syariat), yakni memelihara jiwa (Hifzhun Nafs). “Jadi kita berharap syariat Islam di Aceh sudah saatnya naik level pada tingkatan melindungi jiwa manusia,” harapnya.

Karena itu, ia menilai gagasan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf melaksanakan hukum qishah mesti disegerakan. Eksekutif dan legislatif harus segera memprioritaskan Rancang Qanun Qishah. “Kita berharap Gubernur Aceh betul-betul serius untuk mengarahkan Dinas Syariat Islam menyegerakan pembuatan naskah akademik Qanun Qishah,” ujarnya.

Setelah itu, jika pihak legislatif juga mendukung, tentu tidak butuh lama menghadirkan qanun ini di Aceh. Apalagi dalam Islam, sungguh sangat besar dosa perbuatan keji itu, bahkan diumpamakan membunuh satu nyawa seperti membunuh seluruh manusia. Maka dengan pelaksanaan hukum qishah di Aceh, ia berharap nyawa manusia, baik muslim maupun nonmuslim bisa dihargai. Sebagaimana firman Allah dalam Alquran. “Dan bagi kalian dalam hukum Qishahs itu ada jaminan kehidupan,” kata Zulkhairi mengutip isi Ayat Quran tersebut. (sal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help