SerambiIndonesia/

Siapa Dek Bad? Pemilik Sabu-sabu 40 Kilogram yang Kini Diburu BNN

Namun pemilik sabu-sabu tersebut adalah Dek Bad yang juga warga Aceh Timur saat ini sedang diburu BNN.

Siapa Dek Bad? Pemilik Sabu-sabu 40 Kilogram yang Kini Diburu BNN
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
BNN menggelar konferensi pers di BNK Aceh Tamiang terkait pengungkapan penyelundupan sabu sebanyak 40,23 Kg, Jumat (12/1/2018). 

JM berperan mengambil sabu di tengah laut bersama AM.

Selanjutnya petugas BNN menangkap SN yang berperan sebagai orang yang diperintahkan AM untuk memindahkan sabu yang dibawa JN dalam kapal motor untuk diberikan kepada HR dengan cara meletakkan sabu tersebut ke dalam sepeda motor milik HR yang terpakir di jalan sungai Kuala Bagok pada saat terjadi transaksi Narkotika antara HR dengan AM.

Kemudian petugas kembali menggali informasi terhadap tersangka AM dan hasinya didapat bahwa tersangka AM sebelumnya telah mengambil narkotika sebanyak 39 bungkus setara 39 kg di perairan Selat Malaka bersama JN menggunakan kapal motor menuju sungai Kuala Bagok.

Lalu menyuruh JN untuk menyimpan 10 bungkus di dalam kapal yang sedang diperbaiki di sekitaran Sungai Kuala Bagok.

Kemudian, petugas melakukan penggeledahan terhadap kapal tersebut dan ditemukan sabu sebanyak 10 bungkus.

(Baca: Ternyata, Ini Jalur Masuk Penyelundupan 40,23 Kg Sabu Asal Malaysia)

Berdasarkan hasil interogasi terhadap tersangka, AM bersama dengan tersangka SN telah menyerahkan sabu kepada HR jumlahnya sebanyak 29 bungkus, namun yang berhasil disita hanya 19 bungkus.

Atas ketarangan AM tersebut, petugas kembali menggali  informasi terhadap HR dan tersangka mengaku bahwa sisa sabu sebanyak 10 kg telah dikubur di pekarangan rumahnya SN di Dusun Petua Mae, Desa Bagok Panah Peut. 

Hasil penggeledahan rumahnya, petugas menemukan sabu sebanyak 11 bungkus yang dikubur di pekarangan dekat kandang ayam.

Kepada petugas tersangka AM dan HR mengaku mereka dikendalikan Dek Bad yang saat ini sedang diburu BNN. (*)

Penulis: Muhammad Nasir Tamiang
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help