Ketua Demokrat Subulussalam Dipecat

Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Subulussalam, H Zainuddin, diberhentikan dari jabatannya

Ketua Demokrat  Subulussalam Dipecat
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Sekretaris DPC Demokrat Subulussalam Hendra Saputra Munthe SE 

* Baru Enam Bulan Menjabat

SUBULUSSALAM - Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Subulussalam, H Zainuddin, diberhentikan dari jabatannya, terhitung sejak Rabu (10/1).

Pemberhentian itu sesuai dengan Surat Keputusan (SK) 10/SK/DPP.PD/DPC/I/2018 yang ditandatangani Ketua DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudoyono dan Sekjen Hinca IP Pandjaitan XIII.

Sebagai penggantinya, DPP kemudian menunjuk Aswandi Hasbi Abbas Skh sebagai Plt Ketua DPC PD Subulussalam. Sesuai SK DPP, masa kepemimpin Plt DPC PD hingga digelarnya musyawarah cabang atau musyawarah luar biasa.

Pergantian tersebut terkesan mendadak, apalagi Zainuddin baru enam bulan menjabat sejak dikukuhkan pada 9 Agustus 2017. Karena itu, berkembang isu bahwa pencopotan itu terkait dengan Pilkada 2018.

Sekretaris DPC PD Subulussalam, Hendra Saputra Munthe SE, membenarkan adanya pergantian ketuatersebut. “Memang benar ada pergantian ketua, untuk lebih jelasnya nantilah kita bertemu,” kata Hendra.

Tetapi ia membantah jika pergantian ini dikaitkan dengan Pilkada 2018. “Ada masalah internal PD yang kini menjadi pertimbangan pemberhentian ketua DPC,” tukasnya.

Hendra juga enggan membeberkan persoalan internal dimaksud. Ia mengaku tidak dapat memberikan keterangan secara detail terkait persoalan ini. “Ada masalah internal kami di PD, jadi hal ini tidak bisa kami ungkap ke publik. Intinya, pemberhentian Ketua DPC PD Subulussalam itu benar dan ini tidak ada kaitan dengan pilkada,” pungkas Hendra.

Lebih jauh Hendra memastikan dukungan Demokrat Subulussalam terhadap pasangan balon wali kota/wakil wali kota tidak akan berubah. Solidaritas PD di Subulussalam juga dipastikannya akan terjaga. Pemberhentian Ketua DPC adalah hal biasa dalam organisasi sesuai pertimbangan partai,” ujarnya.

Zainuddin: Semoga Ini yang Terbaik
Sementara H Zainuddin mengaku kaget mendapat informasi tentang pemberhentiannya dari Ketua DPC. Saat ini ia sedang berada di Mekkah dalam rangka melaksanakan ibadah umrah.

Secara kepartaian, ia mengaku telah melaksanakan amanat AD/ART seperti melaksanakan musyawarah anak cabang. Karenanya, Zainuddin tidak paham apa yang mendasari pemecatannya dari ketua DPC.

Ditanya tindakannya menghadapi pemecatan, Zainuddinmengaku ingin fokus melaksanakan umrah. Dia tidak dapat memberikan tanggapan soal langkahnya ke depan. Ia mengaku hanya berdoa agar yang dialaminya merupakan yang terbaik.

“Saya hanya dapat berdoa semoga ada jalan terbaik soal ini. Kalau memang masih memungkinkan dipertimbangkan. Dalam berpartai biasa memang, namanya politik mungkin ada yang tidak senang dengan saya. Dan biasa juga hari ini diangkat jadi ketua besok diberhentikan,” pungkas Zainuddin.(lid)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help