Pemindahan Kayu Gelondongan di Jalan Selesai, Jalur Medan - Kutacane Kembali Lancar

Tim gabungan mengevakuasi seluruh kayu menggunakan alat berat yang kemudian diangkut menggunakan beberapa truk

Pemindahan Kayu Gelondongan di Jalan Selesai, Jalur Medan - Kutacane Kembali Lancar
IST
Salah satu truk yang dikerahkan untuk mengevakuasi kayu gelondongan yang "tumpah" di tikungan amoy, Sibolangit, Deliserdang, Sabtu (13/1/2018). Jalur yang menghubungkan Medan - Kutacane ini sempat lumpuh, namun sekira pukul 11.00 WIB sudah kembali normal. 

Rahmad Rahmad Wiguna | Sumatera Utara

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Jalur Medan - Kutacane yang sempat terputus akibat "tumpahan" kayu gelondongan sudah kembali normal, Sabtu (13/1/2018) siang.

Tumpukan kendaraan dari arah Medan menuju Berastagi atau sebaliknya secara perlahan mulai bisa melanjutkan perjalanan sekira pukul 11.00 WIB.

Baca: Kayu Gelondongan Berserakan di Tikungan Amoy, Jalur Medan - Kutacane Macet Total

Kondisi tikungan amoy di Sibolangit, Deliserdang ditutupi kayu gelondongan, Sabtu (13/1/2019). Kondisi ini menyebabkan jalur penghubung ke Kutacane itu lumpuh
Kondisi tikungan amoy di Sibolangit, Deliserdang ditutupi kayu gelondongan, Sabtu (13/1/2019). Kondisi ini menyebabkan jalur penghubung ke Kutacane itu lumpuh (IST)

Tim gabungan mengevakuasi seluruh kayu menggunakan alat berat yang kemudian diangkut menggunakan beberapa truk.

"Tumpukan kendaraan masih terlihat, tapi secara umum tikungan amoy sudah normal, sudah bisa dilewati," kata Gustiar Zulkifli, seorang pengendara.

Sebelumnya seratusan kendaraan terjebak akibat badan jalan di tikungan amoy, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang dipenuhi kayu gelondongan.

Baca: Jambret Tas Wanita Jambo Aye, Penunggang CB150 R asal Medan Jadi Bulan-bulanan Massa

Kayu-kayu itu awalnya berada di atas truk yang tengah menuju Medan.

Namun, ketika melintasi tikungan yang sangat menanjak, truk mengalami kecelakaan lalu lintas hingga meneyebabkan seluruh kayu gelondongan "tumpah" ke jalan raya.(*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help