SerambiIndonesia/

16 Bakal Paslon Bupati Tes Kesehatan  

Sebanyak 16 bakal pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati di tiga kabupaten/kota yang akan berkompetisi

16 Bakal Paslon Bupati Tes Kesehatan   
Sebanyak enam belas pasangan bakal calon bupati/walikota mengikuti tahapan tes kesehatan calon kepala daerah di RSUZA, Banda Aceh, Sabtu (13/1). SERAMBI/BUDI FATRIA 

BANDA ACEH - Sebanyak 16 bakal pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati di tiga kabupaten/kota yang akan berkompetisi pada Pilkada 2018, mengikuti pemeriksaan atau tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA), Banda Aceh, Sabtu (13/1). Tes kesehatan itu akan berlangsung selama dua hari, hingga Minggu (14/1) hari ini.

Pantauan Serambi, lebih kurang sebanyak 32 orang hadir mengikuti tes kesehatan ke RSUZA kemarin. Ke-32 orang itu merupakan 16 bakal paslon yang akan maju sebagai bupati/wakil bupati wali kota/wakil wali kota di tiga kabupaten/kota, yakni Pidie Jaya, Aceh Selatan, dan Subulussalam.

Tes kesehatan dimulai sejak pagi, mereka para bakal calon, terlihat tiba di RSUZA sejak pukul 07.00 WIB dan langsung mengenakan baju untuk pemeriksaan. Sebagian bakal paslon juga ditemani oleh orang-orang dekat, simpatisan, bahkan para kader atau anggota partai pengusung.

Komisioner KIP Aceh, Fauziah Intan, di sela-sela uji kesehatan mengatakan, ke-16 bakal pasangan calon tesebut terdiri atas empat pasangan dari Pidie Jaya, lima pasangan dari Subulussalam, dan tujuh pasangan dari Aceh Selatan. “Alhamdulillah ke-16 pasangan hadir, semuanya ada 32 orang dari tiga kabupaten/kota tersebut,” kata Fauziah.

Ia menyebutkan, tes kesehatan calon kepala daerah untuk Pilkada 2018 sedikit berbeda dengan tes kesehatan pada Pilkada 2017. Kali ini, katanya, merujuk pada surat keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. “Kalau dulu kan diatur oleh IDI, nah kalau kali ini diatur bersama oleh IDI, BNN, dan tim psikologi. Jadi standarisasi ini sudah disepekati oleh tiga institusi ini,” ujarnya.

Hasil dari uji kesehatan selanjutnya akan ditetapkan oleh masing-masing KIP di tiga kabupaten/kota pada 15-16 Januari, sesuai dengan jadwal atau tahapan yang telah ditetapkan. “Kalau jadwal tes sebenarnya sejak tanggal 12 kemarin, tapi karena kita harus melaksanakan uji baca Alquran, jadi kita undur satu hari, jadinya hari ini tanggal 13,” sebut Fauziah.

Fauziah juga mengatakan, tes kesehatan dibagi dua hari. Hari pertama (kemarin) para bakal paslon mengikuti pemeriksaan fisik sepeti jantung, paru-paru, mata, dan beberapa lainnya. Sedangkan untuk hari ini, semua bakal calon akan mengikuti tes narkoba dengan cara pengecekan urine dilanjut dengan tes psikologi.

“Mungkin besok (hari ini) yang akan telat selesai adalah tes psikologi, karena psikologi kan ada beberapa hal yang dites, tulis, mungkin juga sampai wawancara,” sebut Fauziah.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help