SerambiIndonesia/

Bantu Pemulangan Etnis Rohingya Kembali ke Rumahnya, Jepang Hibahkan Rp 40 Miliar ke Myanmar

Kono meminta Suu Kyi untuk mengizinkan akses bantuan kemanusiaan dan media ke wilayah yang terkena bencana

Bantu Pemulangan Etnis Rohingya Kembali ke Rumahnya, Jepang Hibahkan Rp 40 Miliar ke Myanmar
PARA pengungsi Rohingya yang baru tiba harus antre untuk mendaftarkan diri di kantor pemerintah Bangladesh di Ukhia, Jumat (15/9).AFP/DOMINIQUE FAGET 

SERAMBINEWS.COM, BANGKOK - Pemerintah Jepang memberikan hibah sebesar 3 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 40 miliar kepada pemerintah Myanmar untuk membantu pemulangan etnis Rohingya kembali ke rumahnya.

Dilansir dari Japan Today, Jumat (12/1/2018), Menteri Luar Negeri Jepang, Taro Kono, mendesak pemimpin sipil Myanmar, Aung San Suu Kyi, untuk menjamin kembalinya etnis Rohinya yang bermukim di negara bagian Rakhine, secara aman.

Dalam sebuah pertemuan pada Jumat kemarin, Kono meminta Suu Kyi untuk mengizinkan akses bantuan kemanusiaan dan media ke wilayah yang terkena bencana, ke area kembalinya pengungsi.

(Baca: 11 Ruko di Terminal Subulussalam Terbakar, Rumah Ucok Dirusak untuk Memutus Rembetan Api)

(Baca: Megahnya Stadion Utama Gelora Bung Karno Usai Direnovasi, Presiden Jokowi Ikut Pamer di Medsos)

Kono menyatakan Jepang berencana untuk memberikan bantuan lebih lanjut guna memperbaiki kodnisi kemanusiaan dan mengembangkan negara bagian Rakhine.

"Kami berterima kasih kepada Jepang atas kesediaannya untuk mendukung kebutuhan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang," kata Suu Kyi pada konferensi pers bersama.

Kono berkunjung ke Myanmar, termasuk ke negara bagian Rakhine, selama tiga hari, Di sisi lain, kelompok bantuan kemanusiaan dan media independen dilarang untuk mendatangi lokasi tersebut.

(Baca: Kisah Bayi Terkecil di Asia, Lahir Prematur Berjuang untuk Hidup, Begini Kondisinya Sekarang!)

(Baca: Curhat Cinta Penelope usai Putuskan Berhijab, Tak Lepas dari Peran Ustaz Abdul Somad)

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help