Citizen Reporter

Bertemu Habib Rizieq di Mekkah

PERJALANAN saya menemani 244 orang jamaah umrah awal tahun 2018 ini terasa sangat istimewa

Bertemu Habib Rizieq di Mekkah
H AKMAL HANIF Lc

OLEH H AKMAL HANIF Lc, CEO Elhanief Group, Pendiri Komunitas Solidaritas Duafa Aceh (KSDA), melaporkan dari Mekkah, Saudi Arabia

PERJALANAN saya menemani 244 orang jamaah umrah awal tahun 2018 ini terasa sangat istimewa.Terutama karena salah satu jamaah kali ini adalah guru kita, ulama Aceh, Tgk H Nuruzzahri atau Waled Nu Samalanga.

Hal istimewa lainnya adalah pada hari ketiga di Mekkah, saya bersama Waled Nu dan beberapa tim pembimbing, mendapat kesempatan langka, yakni bersilaturahmi dengan tokoh ulama Indonesia, Habib Rizieq Syihab. Walau sudah lama niat untuk bertemu, namun baru Sabtu lalu dengan mediasi jaringan di Mekkah, kami bisa berkunjung ke kediaman Habib Rizieq di sebuah lokasi di Kota Mekkah.

Kesan pertama bertemu beliau, saya lihat Habib begitu bugar dengan wajah cerah dan terlihat lebih muda dibanding saat saya bertemu tahun 2016 ketika mengikuti Aksi Bela Islam212. Mengetahui kami dari Aceh, beliau meyambut kami dengan hangat dan penuh persaudaraan, ibarat seorang ayah yang menyambut anaknya yang telah lama merantau. Ia juga sangat terharu bahagia saat bertemu dengan Waled Nu.

Dari pengakuannya, selama di Mekkah baru kali ini ia mendapat kunjungan dari masyarakat Aceh. Habib juga masih mengingat saya dengan baik, karena pernah bersama melakukan Aksi Menolak Ahmadiyah sekitar tahun 2007 di Jakarta. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam, walau dalam posisi duduk sambil menikmati teh, Habib Rizieq dengan semangat bercerita tentang kondisi umat Islam di Indonesia saat ini. Gaya bicara beliau yang khas seperti dai yang sedang ceramah membakar semangat jihad membuat kami merinding mendengarnya.

Habib berpesan kepada seluruh umat muslim Indonesia untuk tidak pernah berhenti menyampaikan kebenaran dan melawan kebatilan. Termasuk menjaga diri untuk tidak terpengaruh dan menjadi pengikut yang mengaku oknum “ulama” yang mendukung kebatilan. Habib Rizieq menyampaikan, untuk melawan kebatilan di Indonesia umat Islam harus bersatu memboikot sebuah partai politik yang dianggapnya menjadi induk dari kebatilan di Indonesia.

Selama berbicara, saya perhatikan tatapan mata Habib nyaris tak pernah berpaling melihatke arah saya, dibanding tamu yang hadir lainnya. Dalam nasihatnya beliau juga bercerita tentang sejarah masuk dan penyebaran Islam di Indonesia, sejarah Wali Songo, sejarah para habaib, dan sejarah lain yang harus dijaga agar tidak dihapus dari sejarah negara Indonesia.

Di akhir pembicaraan beliau menyampaikan optimismenya bahwa kebangkitan Islam yang hakiki akan segera terjadi di Indonesia, dengan perjuangan dan jihad umat Islam di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di Nanggroe Aceh. Saat saya menyampaikan tentang deklarasi dan pembentukan Gerakan Anti-LGBT Aceh (GALA) beberapa waktu lalu, Habib terlihat kagum dan sangat mendukung, karena menurut beliau hanyaAceh satu-satunya wilayah yang memiliki keberanian dan kekuatan untuk membentuk gerakan seperti itu.

Sebelum berpisah beliau menyampaikan salam kepada seluruh ulama, pemimpin, dan masyarakat Aceh, khususnya kepada beberapa nama yang ternyata begitu beliau ingat dengan baik. Seperti Tgk H Hasanoel Bashry atau Abu Mudi, Tu Bulqaini, Abi Lampisang, Abu Kuta Krueng, Tgk. Muslim At Tahiri, dan Tgk Jalaluddin. KSDA bagi kurma

Dalam perjalanan umrah kali ini, saya bersama tim Elhanief Travel dan relawan Komunitas Solidaritas Duafa Aceh yang ikut serta, juga sempat melaksanakan aksi berbagi kurma istimewa kepada jamaah di Masjidil Haram. Aksi ini disambut antusias jamaah umrah seluruh dunia begitu mereka tahu bahwa kami dari Aceh, karena biasanya yang bersedekah kurma dan makanan lazimnya masyarakat Mekkah.

Semoga perjalanan umrah kali ini menjadi amal ibadah bagi jamaah dan tim pembimbing, serta kisah ini menjadi inspirasi bagi seluruh pembaca. Jazakumullah khairan. Hasbunallah wa ni’mal wakil.
akmal hanif

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved