Saat Bermain Gawai, Tanpa Sadar Hal Buruk ini Bisa Terjadi pada Tubuh Anak

Sebagai dokter anak, dr. Handry sadar akan fenomena orangtua yang memberikan anaknya gawai agar mereka ‘anteng’.

Saat Bermain Gawai, Tanpa Sadar Hal Buruk ini Bisa Terjadi pada Tubuh Anak
Shutterstock
ilustrasi 

Mereka perlu bergerak, berlari, bahkan melompat. “Dengan gawai, kesempatan itu hilang,” ujar dr. Handry.

Otak anak yang sedang berkembang memerlukan rangsangan dari lingkungan sekitarnya.

Menurut dr. Handry, adanya gawai menghalangi rangsangan tersebut sehingga anak-anak jadi tidak mempedulikan sekitarnya.

Mereka tidak akan sadar jika ada yang memanggil nama mereka atau mengajaknya bermain.

Sebenarnya, orang dewasa juga sering seperti itu. Kadang, ketika sedang asyik dengan gawai, kita tidak menghiraukan hal-hal yang sedang terjadi.

Namun, karena perkembangan otak orang dewasa sudah matang, kita hanya perlu rangsangan suara untuk membawa ‘kembali’ ke dunia nyata.

Hal itu berbeda pada anak-anak. “Mereka bisa sangat tidak acuh dan tidak peka pada rangsangan sekitarnya,”ujar wanita lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini. (Gita Laras Widyaningrum)

Artikel ini telah ditayangkan pada intisari online dengan judul: Inilah yang Bakal Dirusak Oleh Gadget pada Tubuh Anak

Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved