Zainal Arifin Lubis Pimpin BI Perwakilan Aceh

Zainal Arifin Lubis yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Departemen Statistik Kantor Pusat Bank Indonesia

Zainal Arifin Lubis Pimpin BI Perwakilan Aceh

BANDA ACEH - Zainal Arifin Lubis yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Departemen Statistik Kantor Pusat Bank Indonesia kini resmi menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Aceh, menggantikan Ahmad Farid yang dipindahtugaskan menjadi Kepala Divisi Departemen Regional Kantor Pusat Bank Indonesia.

Upacara serah terima jabatan tersebut disaksikan langsung oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng, di Ruang Auditorium Kantor Perwakilan BI Aceh, di Jl. Cut Meutia Nomor 15, Banda Aceh, Senin (15/1). Upacara sertijab tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Unsur Forkopimda Aceh, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Aceh, Achmad Wijaya Putra, Kepala Badan Pusat Statistik Aceh, Wahyudin, pimpinan Bank, Ketua DPRA, Tgk Muharuddin, serta unsur Kepala SKPA.

Kepala Perwakilan BI Aceh, Zainal Arifin Lubis menyampaikan dibawah kepemimpinannya, ia menginginkan yang tercepat dan kontinue untuk mendorong pemerintah Aceh menjadi lebih baik dengan berbagai dimensi pertumbuhan ekonominya, serta konsisten mengendalikan inflasi sehingga diharapkan dapat membawa kebaikan bagi masyarakat Aceh secara keseluruhan.

“Kami sebagai salah satu instansi bertanggung jawab dan berkewajiban bersama dengan instansi lain di Provinsi Aceh ini untuk mendorong apa yang seharusnya kita lakukan untuk masyarakat Aceh,” ujarnya. Terkait dengan inflasi, dikatakan, saat ini sudah ada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang berjalan dengan baik di provinsi Aceh, termasuk di beberapa kabupaten/kota lainnya.“Dan ini harus kita tingkatkan, yang baik harus kita pertahankan.

Sedangkan yang kurang baik tentu harus kita perbaiki. Tapi TPID tak akan pernah berhasil apabila berjalan sendiri, kita harus bekerja sama dan berkoordinasi dengan instansi lainnya,” sebut Zainal Arifin Lubis. Deputi Gubernur BI, Sugeng dalam sambutannya menyampaikan pergantian kepemimpinanini merupakan hal yang biasa atau rutin, yang merupakan bagian dari program transformasi BI untuk mencapai visi tahun 2024 yaitu menjadi Bank Sentral yang kredibel dan terbaik di regional.

Dikatakan, dalam kerangka mencapai visi tersebut, BI juga senantiasa melakukan evaluasi guna menata sekaligus memperkuat peran Kantor Perwakilan BI di daerah. “Bank Indonesia berupaya memposisikan Kantor Perwakilan Bank Indonesia di daerah secara tepat dan sesuai dengan perkembangan, tantangan, dan potensi ekonominya,” ujarnya.

Disamping itu, pihaknya juga mendorong Kantor Perwakilan Bank Indonesia agar dapat berperan baik sebagai mitra kerja stakeholders di daerah, yang mampu menjalankan fungsi strategic advisory dalam mendukung pembangunan ekonomi di daerah. Dalam kesempatan itu, Sugeng menyampaikan empat hal yang perlu mendapatkan perhatian utama oleh Zainal Arifin Lubis sebagai Kepala Perwakilan BI Aceh yang baru yaitu pertama, mampu meneruskan dan meningkatkan kontribusi BI di daerah. Kedua, kantor perwakilan BI Aceh agar terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi.

Ketiga, BI harus mampu memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu dan dalam kondisi yang layak edar. Keempat, senantiasa menegakkan prinsip-prinsip good governance melanjutkan change program yang sedang dijalankan dalam rangka mendukung program transformasi Bank Indonesia. (adv)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help