Ansari Dituntut 20 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Barat menuntut Ansari (45) terdakwa kasus pembunuhan bersenjata api

Ansari Dituntut 20 Tahun Penjara
Terdakwa kasus pembunuhan bersenpi ketika dinaikan ambulance setelah menjalani persidangan di PN Meulaboh, Aceh Barat, Selasa (16/1). Sidang kemarin jaksa penuntut umum menuntut penjara terdakwa Ansari 20 tahun. 

* Kasus Pembunuhan Bersenpi

MEULABOH-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Barat menuntut Ansari (45) terdakwa kasus pembunuhan bersenjata api (bersenpi) yang menewaskan Muhammad, warga Panton Reu, selama 20 tahun penjara. Sidang agenda pembacaan tuntutan, Selasa (16/1) kemarin, berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh.

Sidang dipimpin Said Hasan, SH didampingi dua hakim anggota, masing-masing M Taher, SH dan T Latiful, SH. Terdakwa Ansari yang dihadirkan ke persidangan dibawa dengan sebuah mobil ambulance, karena kakinya masih dalam pengobatan tertembak ketika penangkapan pasca melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Meulaboh, November 2017. Persidangan kemarin dikawal ketat aparat kepolisian dari Polres Aceh Barat.

Pembacaan tuntutan turut disaksikan keluarga dari terdakwa yang meramaikan PN setempat. Sementara untuk JPU dihadiri M Agung Kurniawan, SH. Selain itu terdakwa yang dihadirkan dalam persidangan menggunakan tempat tidur khusus karena belum bisa duduk. Ia didampingi penasihathHukum (PH) T Rahmad Kurniawan, SH.

JPU dalam tuntutannya mengungkapkan perbuatan yang memberatkan terdakwa Ansari adalah mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Yakni, dengan sengaja menguasai senjata api tanpa izin, dan perbuatan terdakwa mengakibatkan Muhammad meninggal dunia, serta terdakwa pernah melarikan diri dari LP Meulaboh. Sementara yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum.

JPU menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sesuai dengan Pasal 340 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana dan kedua melanggar Pasal 1 Ayat (1) Undang-undang (UU) Darurat Nomor 12/1951 tentang Senjata Api. “Menuntut pidana penjara terhadap terdakwa selama 20 tahun, dikurangi masa penahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” ujar JPU.

Jaksa juga mengatakan, untuk barang bukti (BB) dalam kasus ini, meliputi satu pucuk senjata api AK 56, satu magaze AK 56, dan 49 amunisi dirampas untuk negara dan diserahkan ke Polri atau Polres Aceh Barat. Selain itu terdakwa Ansari juga dibebankan biaya perkara Rp 2.000.

Setelah pembacaan tuntutan, hakim mempertanyakan kepada terdakwa dan penasihat hukumnya apakah akan memberikan jawaban, yang kemudian dijawab terdakwa akan menjawab tertulis nota pembelaan serta meminta waktu. “Kami akan jawab tertulis. Banyak hal yang perlu kami sampaikan,” ujar Rahmad Kurniawan.

Hakim kembali menunda persidangan ke Selasa pekan depan, dengan agenda pembacaan nota pembelaan terdakwa. Sementara terdakwa Ansari setelah persidangan selesai kemarin kembali dibawa ke LP Meulaboh tempat selama ini ditahan.

Seperti pernah diberitakan tim gubungan Polda Aceh dan Polres Aceh Barat membekuk Ansari warga Ujong Raja Kecamatan Panton Reu Aceh Barat, Mei 2017. Ansari sempat buron selama enam tahun dalam kasus pembunuhan terhadap Muhammad dengan senjata api, warga Panton Reu pada tahun 2011 silam. Selain membekuk Ansari tim gabungan juga menyita sepucuk senjata api jenis AK 57 serta amunisi 51 butir dari tangan Ansari.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help