Kendaraan di Aceh Harus Lebih Murah

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Jamaluddin SE MSi Ak meminta agar harga jual mobil dan sepeda motor

Kendaraan di Aceh Harus Lebih Murah
Jamaluddin SE M SI Ak, Kepala Dinas Keuangan Aceh

* Karena BBNKB Baru Lebih Rendah Dibanding Sumut

BANDA ACEH - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Jamaluddin SE MSi Ak meminta agar harga jual mobil dan sepeda motor baru di Aceh harus lebih murah dibanding di Sumut. Pasalnya, sejak 15 Januari 2018, Pemerintah Aceh sudah menurunkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) baru di Aceh dari 13 persen menjadi 9 persen atau lebih rendah dibanding di Sumut yang masih 10 persen dari kendaraan baru.

Jamaluddin menyampaikan hal ini dalam sosialisasi penurunan tarif BBNKB baru di aula Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Banda Aceh, Rabu (17/1). Permintaan ini disampaikan kepada pihak diler mobil dan sepeda motor di Aceh, meski dalam sosialisasi kemarin hanya diikuti pihak diler di Banda Aceh.

Jamaluddin mencontohkan tingkat lebih murah BBNKB baru di Aceh dibanding di Sumut, yaitu Toyota Avanza Tiger keluaran tahun 2017. Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) ini Rp 183 juta, sehingga tarif BBNKB 9 persen yang harus dibayar pihak Toyota ke Kantor Samsat di Aceh Rp 16.470.000, ditambah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 1,5 persen (Rp 2.882.250) dan asuransi Rp 143.000, maka totalnya Rp 19.495.250.

“Sedangkan total yang harus dibayar di Sumut untuk jenis kendaraan yang sama, yaitu Toyota Avanza Tiger keluaran 2017 adalah Rp 21.805.626 atau lebih murah di Aceh Rp 2.310.376,” sebut Jamaluddin.

Dengan lebih murahnya kendaraan baru di Aceh dibanding di Sumut, maka kata Jamaluddin, kendaraan baru di Aceh nantinya semuanya sudah berpelat daerah ini, yaitu BL yang otomatis pajak setiap tahun nantinya juga dibayar di Aceh. Dulu pihak diler mobil dan sepeda motor selalu beralasan tak mampu bersaing harga dengan di Sumut karena tarif BBNKB di Aceh lebih tinggi dibanding di Sumut.

Pada kesempatan yang sama, Kabag Regident Ditlantas Polda Aceh, AKBP Sukamata mengatakan pihaknya sangat mendukung program Pemerintah Aceh ini. Karena itu, ia juga meminta pihak diler untuk melaporkan kepadanya, jika terkendala dalam pengurusan STNK dan BPKB agar dapat diproses secepatnya karena dengan penurunan tarif itu, maka pelayanan penerbitan STNK dan BPKB baru juga harus bisa lebih cepat lagi dibanding sebelumnya.

Menenggapi hal ini, pada acara yang sama, General Maneger Marketing Diler Toyota Dunia Barusa, Azhar dan pihak Diler Honda, Saifullah intinya mereka berjanji mempertimbangkan harga jual kendaraan baru di Aceh lebih murah dibanding di Sumut, menyusul sudah turunnya BBNKB baru di Aceh dari 13 persen menjadi 9 persen atau lebih rendah satu persen dibanding Sumut. (her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help