Warga Arab Saudi Kembali Nikmati Hiburan Bioskop, Dua Film Animasi Awali Pembukaannya

Dua film animasi keluarga mengawali dibukanya kembali bioskop di kerajaan itu yang baru akan resmi berlaku Maret mendatang.

Warga Arab Saudi Kembali Nikmati Hiburan Bioskop, Dua Film Animasi Awali Pembukaannya
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Warga Arab Saudi akhirnya dapat menikmati hiburan bioskop setelah larangan yang berlaku selama 35 tahun dicabut.

Dua film animasi keluarga mengawali dibukanya kembali bioskop di kerajaan itu yang baru akan resmi berlaku Maret mendatang.

Menjelang pencabutan larangan yang baru resmi dua bulan mendatang sebuah pusat kebudayaan yang dikelola negara di Jeddah, yang memiliki wewenang atas proyektor, karpet merah dan juga mesin popcorn menggelar pemutaran awal dua film animasi.

Kedua film yang diputar pada Sabtu (13/1/2018) itu adalah The Emoji Movie dan Captain Underpants. Anehnya kedua film itu sebenarnya tidak cukup mendapat penilaian positif dari masyarakat.

(Baca: Sempat Tertunda, Akhirnya Konser Armada Band di Lhoong Raya Dimulai)

(Baca: Detik-detik Pengangkatan Pesawat Turki yang Nyaris Jatuh ke Laut, Lihat Videonya di Sini)

Hingga muncul sindiran, setelah kedua film tersebut diputar, maka segera pemerintah akan kembali memberlakukan larangan terhadap bioskop.

Terlepas dari hal tersebut, meski tinggal dalam hitungan bulan, namun ternyata infrastruktur untuk membuka bioskop di Arab Saudi belum tersedia.

"Sampai sekarang belum ada infrastruktur untuk bioskop, jadi kami mencoba memanfaatkan tempat alternatif untuk mendekati bentuk sinematik sebuah bioskop," kata Mamdouh Salim, pemilik Cinema 70 yang menyelenggarakan pemutaran awal film selama seminggu.

"Kami mencoba menggunakan film-film ini untuk menjadi titik awal sebagai screening sinematik pertama setelah keputusan pada tanggal 11 Desember untuk mengizinkan bioskop," tambahnya.

(Baca: Dua Remaja ini Terseret Ombak dan Terombang Ambing di Lautan, Keduanya Selamat Berkat Bantuan Drone )

(Baca: Selama Libur Musim Dingin, Siswa Muslim di Kota Ini Dilarang ke Masjid)

Bioskop dilarang di kerajaan Saudi pada awal tahun 1980-an setelah mendapat tekanan dari kelompok Islam yang menolak hiburan seperti musik dan film.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, Putra Mahkota Mohammed bin Salman memimpin program reformasi modern yang dikenal sebagai Visi 2030.

Putra Mahkota ingin menghidupkan kembali ekonomi Saudi dengan melakukan diversifikasi dari ketergantungannya pada ekspor minyak dan mendorong pengeluaran domestik melalui penciptaan bioskop, tempat musik dan taman hiburan.

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved