SerambiIndonesia/

Salam

Jangan Tergoda Info Hoax Penerimaan CPNS

Jika Anda aktif memantau postingan di dunia maya dalam seminggu terakhir, sangat mungkin Anda juga mendapatkan

Jangan Tergoda Info Hoax Penerimaan CPNS

Jika Anda aktif memantau postingan di dunia maya dalam seminggu terakhir, sangat mungkin Anda juga mendapatkan informasi yang dikirim teman atau kolega tentang penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018. Tapi tahukah Anda bahwa informasi yang kerap berseliweran di jagat maya itu sesungguhnya adalah hoax atau kabar bohong belaka?

Kepala Kantor Regional (Kakanreg) VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banda Aceh, Makmur Ibrahim MHum telah menegaskan bahwa informasi atau kabar tersebut tidaklah benar, sebagaimana dipublikasi di Harian Serambi Indonesia edisi hari Minggu kemarin.

Makmur sengaja mengangkat isu itu saat menyampaikan sambutannya pada upacara hari ulang tahun ketiga Kanreg VIII BKN Banda Aceh di halaman kantor itu, Jumat (19/1) pagi. Karena informasi itu dianggapnya penting untuk segera diketahui publik, Makmur secara khusus menyampaikannya lagi kepada wartawan Serambi untuk disebarluaskan. Nah, sesuai fungsinya untuk menjalankan fungsi informasi dan mengedukasi masyarakat, Serambi sudah menyiarkan berita itu kemarin. Malah ditempatkan di halaman 1 dengan posisi sebagai berita utama (headline) supaya lebih menonjol.

Inti pemberitaan kemarin adalah Makmur Ibrahim selaku Kepala Kanreg VIII BKN Aceh menegaskan bahwa sampai saat ini pemerintah pusat belum mengumumkan secara resmi tentang penerimaan CPNS untuk formasi tahun 2018. Jadi, informasi mengenai hal itu di media sosial adalah hoax atau kabar bohong. Jadi, tak perlu dipercaya.

Menyikapi apa yang disampaikan Makmur Ibrahim itu, kita sangat berterima kasih karena dengan demikian kita tak perlu percaya atau teperdaya, bahkan tertipu oleh kabar bohong tersebut. Klarifikasi seperti ini sangatlah penting sebelum jatuh korban. Soalnya, patut diduga ada motif tertentu, misalnya, motif penipuan atau modus mencari uang di balik tindakan tersebut.

Oleh karenanya, sebagai masyarakat pengguna informasi hendaknya kita cerdas dan selektif dalam menerima informasi. Jangan langsung percaya begitu saja. Cek dan ricek atau konfirmasi yang dalam terminologi Islam dinamakan tabayyun haruslah kita lakukan tatkala mendapat sebuah informasi. Termasuk informasi penerimaan CPNS seperti sekarang ini yang ternyata hoax belaka.

Kita juga sangat menyesalkan sikap pihak-pihak tak bertanggung jawab yang sengaja menyebarkan informasi itu di berbagai platform media sosial. Seolah informasi itu benar, lalu tanpa selidik dan pikir panjang di-reposting atau di-share lagi oleh si penerima ke berbagai pihak. Ini juga tindakan yang sangat kita sesalkan.

Selektif dan selidiklah terhadap setiap informasi. Jangan mudah tergoda info hoax. Jangan sampai Anda dirugikan dan merugikan orang lain hanya karena tanpa cek dan ricek langsung meneruskan info yang tak valid kepada orang lain.

Agar penyebarluasan info hoax ini tak terulang tiap tahun, kita harapkan tim pemberantasan cyber crime yang dimiliki Polri di tingkat pusat maupun yang ada di jajaran Polda Aceh bergerak cepat untuk menemukan siapa orang pertama yang menebar kabar bohong itu di media sosial. Tangkap dan tindak tegas pelakunya dengan Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik agar menimbulkan efek jera dan masyarakat pengguna informasi tidak terus-menerus dirugikan.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help