Selain Dikenal sebagai Taman Laut, Ini Sisi Lain Pulau Rubiah yang Mempesona

Di sana kamu akan disambut makam Teungku Nyak Rubiah, lengkap dengan mushalla dan jejeran pedagang yang hanya berjualan siang hari.

Selain Dikenal sebagai Taman Laut, Ini Sisi Lain Pulau Rubiah yang Mempesona
SERAMBINEWS.COM/NURUL HAYATI
Pulau Ribuah yang memesona. 

Laporan  Nurul Hayati | Sabang

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dikenal sebagai taman bawah laut, Pulau Rubiah menjadi destinasi ‘wajib’ jika kamu berkunjung ke Sabang.

Khususnya buat kamu penggemar snorkeling dan diving, objek wisata yang satu ini tak boleh dilewatkan.

Selain sebagai spot snorkeling, pulau tak berpenghuni itu menawarkan keindahan yang belum banyak dituturkan pelancong.

Selain tentu saja riwayat makam Teungku Nyak Rubiah yang menjadi penemu pulau tersebut.

Tribun Travel kali ini, mengajak kamu menyusuri setiap lekuk keindahan pulau kecil di ujung barat Indonesia itu.

Menuju lokasi

Setiba di Pelabuhan Balohan, Sabang silahkan merental jasa kendaraan roda dua atau roda empat yang memang tersedia di tempat itu.

Perjalanan dari pelabuhan menuju Iboih, yang merupakan pintu masuk ke Pulau Rubiah, memakan waktu sekitar 30 menit.

(Baca: Menyelami Pantai Rubiah, Megahnya Kerajaan Bawah Laut Sabang)

Dari Iboih kemudian menumpang jasa boat yang melayani jasa antar jemput Iboih-Rubiah.

Setiba di dermaga, barulah menyusuri jalan setapak yang melingkari Pulau Rubiah.

Di sana kamu akan disambut makam Teungku Nyak Rubiah, lengkap dengan mushalla dan jejeran pedagang yang hanya berjualan siang hari.

Di awal perjalanan kamu masih bisa menjumpai wisawatan yang melakukan aktivitas snorkeling menyemut.

Semakin jauh, yang ada hanya hijau hutan berbingkai lauta biru tosca.

Berkilauan bermandikan cahaya matahari.

Selebihnya adalah sunyi.

Paruh perjalanan kamu akan menemukan sebuah sebuah penginapan berupa bungalow yang ditinggal oleh warga asing.

Dari sini adalah spot terbaik menyaksikan keindahan Rubiah, pulau dengan hamparan batu cadas yang memeluk bibir pantainya.

Melepas lelah sembari menikmati keindahan alam yang menyegarkan jiwa dan menenteramkan pikiran. (*)

Penulis: Nurul Hayati
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help