SerambiIndonesia/

655 CPNS Kemenkumham Aceh Ikut Orientasi

Sebanyak 655 CPNS jajaran Kanwil Kemenkumham Aceh lulusan SMA/sederajat dan S1, mulai kemarin

655 CPNS Kemenkumham Aceh Ikut Orientasi
WAKIL Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan Kakanwil Kemenkumham Aceh, A Yuspahruddin menuju Anjong Mon Mata, Banda Aceh menghadiri acara penyerahan SK dan orientasi CPNS jajaran Kanwil Kemenkumham Aceh, Senin (22/1). 

BANDA ACEH - Sebanyak 655 CPNS jajaran Kanwil Kemenkumham Aceh lulusan SMA/sederajat dan S1, mulai kemarin mengikuti orientasi CPNS. Diawali penyerahan SK CPNS secara simbolis oleh Wakil Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Kakanwil Kemenkumham Aceh, A Yuspahruddin BH Bc IP MH dalam laporannya mengatakan pendaftar CPNS ini secara online saat awal penerimaan Agustus 2017 mencapai 40 ribu lebih se-Aceh, namun yang lulus administrasi 30 ribu lebih. Kemudian yang lulus dan berhak mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) melalui Computer Assisted Test (CAT) 22 ribu lebih.

Selanjutnya, Yuspahruddin merincikan 655 orang yang lulus hingga tahap akhir dan berhak ikut orientasi mulai kemarin hingga Jumat (25/1), 72 di antaranya lulusan S1 untuk formasi analis keimigrasian 51 orang, dokter dua orang, perawat dua orang, dan pembimbing kemasyarakatan 17 orang. Sisanya 583 lulusan SMA/sederajat, 85 wanita dan 498 pria untuk penjaga tahanan/sipir se-Aceh.

“Dari jumlah itu, hampir semuanya putra-putri Aceh. Hanya 31 orang formasi sarjana yang berasal dari luar Aceh, yaitu dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, Bengkulu, dan Daerah Istimewa Yogyakarta,” sebut Yuspahruddin.

Ia menjelaskan masuknya 31 orang dari luar Aceh itu karena untuk lulusan S1 berlaku perangkingan nasional. Begitu pun, Yuspahruddin menjamin penerimaan secara keseluruhan berlangsung tranparan. Perangkingannya sesuai kemampuan masing-masing, baik kemampuan pengetahun maupun fisik.

“Untuk pelaksanaan orientasi akan dilaksanakan di tiga titik, yaitu tes kesamaptaan sehari di Rindam IM, kemudian untuk materi manajemen CPNS, pengenalan tugas, dan fungsi unit utama akan berlangsung di Kanwil Kemenkumham Aceh, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh, dan BPSDM Pemerintah Aceh,” sebut Yuspahruddin.

Setelah selesai orientasi selama lima hari itu, kata Yuspahruddin, baru mereka ditugaskan di tempat tugas masing-masing. Dalam setahun baru keluar SK PNS, jika mereka berkelakuan sesuai motto Kemenkumham “PASTI”, yaitu profesional, akuntabel, sinergi, tansparan, dan inovatif.

Pada kesempatan itu, Yuspahruddin juga meminta dukungan Pemerintah Aceh memberikan orientasi lanjutan agar mereka benar-benar menjadi PNS berintegritas tinggi. “Jangan sampai mereka duluan mendapat orientasi dari warga binaan,” kata Yuspahruudin. Hal sama disampaikan Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, Nasir Djamil dalam sambutannya.

Sedangkan Wagub dalam sambutannya meski tak spesifik menanggapi hal ini, namun intinya ia mengatakan Pemerintah Aceh mendukung sinergitas orientasi CPNS berkualitas untuk mewujudkan pemerintahan bersih dan baik atau good governance serta clean government. Di akhir acara ini kemarin, diputar video testimoni dua peserta dari keluarga kurang mampu yang lulus CPNS Kemenkumham Aceh. Mereka bersaksi penerimaan CPNS transparan tanpa dikutip biaya apapun. Turut hadir saat acara yang juga dilengkapi dengan telekonference dengan pejabat pusat itu, para Kadiv Kanwil Kemenkumham Aceh, termasuk Kadiv Administrasi, Zulkifli SH MH selaku Ketua Panitia Seleksi CPNS Daerah Aceh pada 2017. (sal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help