Citizen Reporter

Sejuta Pilu Kota Aqsa

SETELAH kami kunjungi Pyramid, Museum Kairo, Istana Raja Farouk Alexandria, sejumlah makam tokoh penting Islam

Sejuta Pilu Kota Aqsa
MUSANNIF SANUSI

OLEH MUSANNIF SANUSI, Ketua Yayasan Abu Hasan Krueng Kalee, Teungku Waki Parlemen Provinsi Aceh, pendukung Palestina Merdeka, melaporkan dari Tel Aviv, Israel

SETELAH kami kunjungi Pyramid, Museum Kairo, Istana Raja Farouk Alexandria, sejumlah makam tokoh penting Islam, lembah suci Muqaddasi Tuwa, makam Nabi Harun, makam Nabi Saleh, dan melewati perbatasan Taba Mesir-Israel, akhirnya sampailah kami di tanah mulia ketiga umat Islam, yakni Palestina, pada medio Januari 2018. Bisa sampai ke Palestina tentu saja setelah melewati serangkaian pemeriksaan superketat tentara Israel.

Sebuah karunia dari Allah saya mendapat hadiah dari Bank BNI bekerja sama dengan HIS Travel, Jakarta untuk tur ke empat negara. Karena boleh memilih negara tujuan, saya memilih Jazirah

Arab dan tujuan utama adalah Haram al-Sharif, Al Aqsa, Palestina. Dalam cuaca Palestina-Israel bersuhu 5 derajat Celcius, darah muslim mendidih melihat sejuta pilu di negeri yang pernah menjadi kiblat umat Islam periode awal ini. Suasana dingin mencekam sedikit dipecahkan oleh suguhan teh hangat dari penduduk Palestina di Masjidil Aqsa. Mereka sangat menghormati turis asal Indonesia karena mereka tahu Indonesia adalah negara yang mendukung Palestina merdeka dan sudah banyak bantuan dari Indonesia yang mereka terima.

Khusus turis asal Indonesia, jika belanja di toko muslim Palestina bisa menggunakan rupiah selain US Dollar, sedangkan di toko orang Israel hanya US Dollar dan shekels Israel yang berlaku.

Dalam Alquran dan sirah tercatat, ada beberapa peristiwa penting Al Aqsa/Al Quds, di antaranya: Pertama, perjalanan Israk (perjalanan darat) Nabi Muhammad saw menerima perintah shalat, Aqsa adalah salah satu tempat tujuan selain Sidratul Muntaha dan surga.

Kedua, ketika itu pula Muhammad menjadi imam 125.000 para nabi dan rasul Allah. Peristiwa itu sebagai tanda Nabi Muhammad saw adalah pemimpin terakhir manusia di bumi. Ini menjad isyarat bahwa Al Aqsa milik umat Islam yang wajib dijaga sampai pada kemenangan yang dijanjikan.

Ketiga, klarifikasi dari kesalahpahaman, Kubah Shakhrah/Dome of the Rock adalah sebuah bangunan persegi delapan berkubah emas terletak di tengah kompleks Masjid Al Aqsha.

Kompleks ini berada dalam tembok Kota Lama Jerusalem (Jerusalem Timur). Tempat ini disucikan dalam agama Islam dan Yahudi. Kubah Shakhrah ini selesai didirikan tahun 691 Masehi, menjadikannya bangunan Islam tertua yang masih ada di dunia.

Di dalam kubah ini terdapat batu Ash-Shakhrah yang menjadi tempat suci bagi umat Yahudi dan umat Islam. Bangunan ini terkadang disalahartikan dengan Masjid Al Aqsha. Masjid Al Aqsha adalah nama dari keseluruhan kompleks tersebut dan Al Quds dimaksud dalam Alquran adalah yang berkubah hitam, sedangkan Kubah Shakhrah adalah salah satu bangunan yang berdiri di

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved