Kontribusi Bank Syariah 42 Persen

KEPALA Bank Indonesia (BI) Aceh, Zainal Arifin Lubis juga mengatakan, kontribusi bank syariah di Aceh sudah

Kontribusi Bank Syariah 42 Persen
ZAINAL ARIFIN LUBIS, Kepala Kantor Perwakilan BI Aceh

KEPALA Bank Indonesia (BI) Aceh, Zainal Arifin Lubis juga mengatakan, kontribusi bank syariah di Aceh sudah relatif besar dan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh.

Ia menyebutkan, jumlah kredit bank yang disalurkan di Aceh hingga posisi Desember 2017 mencapai Rp 33,1 triliun. Sebesar 42 persen atau senilai Rp 13,9 triliun dari perbankan syariah dan bank konvensional sebesar 58 persen atau Rp 19,2 triliun.

Besarnya kontribusi bank syariah di Aceh tersebut, ulas Zainal Arifin, disebabkan oleh beralihnya Bank Aceh dari konvensional menjadi bank syariah pada akhir 2016. Sementara secara nasional, kontribusi bank konvensional, baik dalam penyaluran kredit maupun penghimpunan dana, masih cukup besar.

Sementara itu, menyangkut dengan pertumbuhan kredit perbankan di Aceh selama 2017 tumbuh sebesar 10,71 persen atau sebesar Rp 3,2 triliun dibandingkan dengan posisi Desember 2016 sebesar Rp 29,9 triliun. “Hal ini menandakan, ekonomi masyarakat mengalami kemajuan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk total kredit macet posisi Desember 2017 adalah sebesar Rp 633 miliar. Dikatakannya, angka ini turun apabila dibandingkan total kredit macet posisi Desember 2016 yang mencapai Rp 788 miliar.

“Jadi, dapat kita simpulkan, adanya pertumbuhan kredit di Aceh selama 2017 juga diikuti dengan adanya penurunan NPL (nonperforming loan ) atau kredit macet yang secara tahunan turun sebanyak minus 19,63 persen. Jadi, pertumbuhan kredit yang ada masih relatif sehat dan prudent,” tukasnya. (una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help