SerambiIndonesia/

Tafakur

Ikatan Setan

Sampai umur setengah abad atau bahkan sudah menjelang pikun, sebahagian insan masih belum mampu melaksanakan shalat dengan baik

Ikatan Setan
Tafakur

Oleh: Jarjani Usman

 “Jangan kamu mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (QS. Al Baqarah: 168)

Sampai umur setengah abad atau bahkan sudah menjelang pikun, sebahagian insan masih belum mampu melaksanakan shalat dengan baik. Tak sedikit yang melambat-lambatkannya atau bahkan meninggalkannya. Apalagi shalat Isya atau subuh. Orang yang demikian berarti sedang ikatan setan.

Sebagaimana disebutkan dalam suatu hadits dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Setan mengikatkan tiga ikatan pada tengkuk salah seorang di antara kalian ketika dia sedang tidur. Pada tiap ikatannya, setan membisikkan, `Malam masih lama, maka lanjutkanlah tidurmu!’ Jika orang itu bangun lalu berzikir kepada Allah Azza wa Jalla (membaca doa), maka terlepaslah satu ikatan. Jika dia berwudhuk, maka terlepaslah ikatan kedua. Jika setelah itu dia menunaikan shalat, maka semua ikatan itu pun terlepas, sehingga dia menyongsong pagi hari dengan ceria, penuh semangat. Namun jika tidak demikian, maka ia akan memasuki waktu pagi hari dengan jiwa yang jelek dan malas” (HR. Al-Bukhari).

Karena itu, sepantasnya setiap terbersit niat untuk mengabaikan shalat, segera mengingatkan diri agar berjuang melawan musuh bebuyutan, yaitu setan. Setan tak pernah mengajak kecuali ke neraka.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help