Home »

Sport

Nama NAD tak Substansial

KETIKA ditanya mengapa di kop surat Plt tertulis Asprov PSSI Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)--bukan Asprov PSSI Aceh

Nama NAD tak  Substansial
foto bersama dengan Plt ketua umum dan sekretaris umum usai acara di Restoran Meuligoe Gubernur Aceh, Jumat (26/1) siang. SERAMBI/JAMALUDDIN 

KETIKA ditanya mengapa di kop surat Plt tertulis Asprov PSSI Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)--bukan Asprov PSSI Aceh--Johar Ling Eng mengatakan, surat itu asli adanya. “Saya sudah pernah tegur Plt Sekum soal masalah ini. Tapi, Pak Sekum mengatakan dalam technical meeting Piala Soeratin beberapa waktu lalu, wakil dari Aceh menyatakan namanya NAD. Jadi, saya kira masalah itu tidak subtansial. Yang penting suratnya resmi dari PSSI,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Aceh, T Rayuan Sukma, mengatakan, legalitas kongres PSSI Aceh ada pada pihak yang mengeluarkan surat yaitu PSSI pusat yang tembusannya turut disampaikan ke KONI Aceh. “Jadi, mau tidak mau KONI Aceh dan bukan memihak, tapi KONI tak bisa tutup mata, meremehkan, atau mengabaikan arahan PSSI Pusat. Ini dapat kita maknai pusat mengakui kongres yang dilaksanakan hari ini (kemarin-red),” jelas Rayuan Sukma menjawab wartawan seusai kongres.

“Saya diperintahkan hadir ke Kongres ini oleh Ketua Umum KONI Aceh, ya saya hadir. Jadi, kita berharap ini berjalan aman sesuai yang diharapkan,” katanya. Dikatakan, keabsahan dari pusat tak bisa dilanggar. “Kalau kita tabrak pusat, bagaimana sepakbola Aceh jika ikut even nasion,” ungkap T Rayuan Sukma.

Ditanya apaka KONI Aceh sudah mendapat undangan untuk Kongres 28 Februari 2018, Rayuan mengatakan, KONI Aceh sudah menerimanya. “Tapi, belum ada perintah siapa yang akan hadir. Kalo diperintahkan hadir, saya juga akan datang. Kalau tak ada yang hadir, berarti tak ada perintah untuk hadir dari Ketua Umum KONI Aceh,” pungkasnya.(jal)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help