Ulama Tunisia Isi Pengajian Tasawuf

Pengajian Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) di Masjid Raudhatul Jannah, Pango, Banda Aceh

Ulama Tunisia Isi Pengajian Tasawuf
Pimpinan Majelis Pengajian Tingkat Tinggi Asia Tenggara, Abuya Syech H Amran Wali Al-Khailidy berjalan menuju Masjid Babussalam Meulaboh guna membuka pengajian Tauhid Tasawuf yang diikuti oleh ribuan jamaah di wilayah ini 

BANDA ACEH - Pengajian Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) di Masjid Raudhatul Jannah, Pango, Banda Aceh, Selasa (30/1) siang dan dilanjutkan di Masjid Nurul Huda, Gampong Peunyeurat, Banda Aceh pada malam harinya tak hanya diisi Pimpinan MPTT Asia Tenggara, Abuya Syech H Amran Wali Al -Khalidi, seperti pengajian rutin, tetapi juga diisi ulama dari Tunisia, Dr Mazin Syarif.

Informasi tentang pengajian diisi dua ulama tauhid tasawuf beda negara ini, awalnya disampaikan Wali Nanggroe MPTT Banda Aceh/Aceh Besar, Tgk H Halimi Mahmud kepada Serambi kemarin. Kemudian, Dr Mazin yang akrab disapa Syaikh kepada Serambi mengatakan kedatangannya ke Aceh setelah beberapa hari lalu mengisi seminar internasional di Jakarta. Ia mengaku ingin bertemu Syech Amran Waly sekaligus ingin bertukar pikiran dengannya dan mengisi pengajian kepada jamaah tauhid tasawuf di Banda Aceh.

“Dalam pengajian itu, saya menyampaikan betapa pentingnya tauhid tasawuf karena itu merupakan mata rantai ketauhidan kepada Allah SWT untuk mencapai tingkat keimanan tertinggi, yaitu ikhsan,” kata Dr Mazin didampingi penerjemah Ahmad Sudrajat.

Syaikh Mazin yang salah satu jabatannya di Tunisia, Sekjen Asyrof Muhammadi, yaitu perkumpulan Keturunan Rasulullah di negara itu, mengimbau kepada masyarakat Aceh agar terus bersatu dan terus meningkatkan keimanan kepada Allah SWT melalui tauhid tasawuf, sehingga mencapai derajat iman tertinggi, yakni ikhsan. (sal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help