Citizen Reporter

Islam Berkembang di Skandinavia

DI antara kita mungkin sudah banyak yang mengetahui perkembangan Islam di Eropa melalui media-media online

Islam Berkembang di Skandinavia
TGK ABDUL RAZAQ RIDHWAN

OLEH TGK ABDUL RAZAQ RIDHWAN, Pembina Majelis Zikir Kota (Mazka) Langsa dan alumnus Mudi Mesra Samalanga, melaporkan dari Norwegia

DI antara kita mungkin sudah banyak yang mengetahui perkembangan Islam di Eropa melalui media-media online (daring), baik di dalam maupun luar negeri. Perkembangan Islam yang begitu pesat di Eropa meyakinkan kita bahwa Islam ialah agama yang rahmatan lil alamin, agama yang membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh alam. Kesejahteraan dan kedamaian dimaksud bukan hanya kepada manusia, tapi juga kepada binatang dan tumbuhan sekalipun.

Islam agama yang mengajarkan kasih sayang kepada seluruh hamba Allah, sehingga agama ini begitu di kagumi oleh semua manusia.

Dalam perjalanan dakwah dan rihlah sebulan lebih ke negara-negara di Semenanjung Skandinavia, yaitu Denmark, Norwegia, dan Swedia bersama warga Aceh dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad saw bersama warga Aceh yang ada di Eropa, saya banyak mendapatkan ilmu dan pengalaman. Saya juga sempat mengkaji sedikit demi sedikit perkembangan Islam di Eropa bersama beberapa saudara warga Aceh yang sudah menjadi warga negara setempat. Mereka ada yang sudah menjadi warga negara Denmark, Norwegia, dan Swedia.

Negara pertama yang saya kunjungi adalah Denmark. Di negara ini saya lihat perkembangan Islam yang luar biasa. Padahal, di Denmark pernah terjadi pelecehan terhadap Islam melalui salah satu media, yaitu Jyllands-posten yang memuat 12 gambar karikatur Nabi Muhammad pada tahun 2005, sehingga membuat umat Islam marah bukan hanya di Denmark, tapi bahkan di seluruh dunia.

Masya Allah, kejadian tersebut tidak membuat Islam lemah dan mundur, tapi justru sebaliknya. Islam semakin berjaya dan berkembang di Denmark. Banyak nonmuslim di Denmark yang penasaran terhadap Islam, sehingga mereka mengkaji dan mencari tahu tentang Islam setelah tragedi pelecehan terhadap Islam.

Banyak di antara mereka yang mendapatkan hidayah dari Allah dan memeluk agama Islam. Di Kopenhagen, pusat kota di Denmark, banyak warga asli Denmark yang sudah memeluk Islam.

Di antara bukti lainnya kebangkitan Islam di Denmark, menurut Malik Iarsen, peneliti nonmuslim, warga Denmark yang sedang meneliti perkembangan Islam di negara itu mengatakan, jumlah masjid di Denmark juga meningkat pesat. Dari 105 masjid pada tahun 2006 sekarang lebih dari 150 masjid. Bahkan masjid-masjid tersebut sudah terdaftar di Kerajaan Denmark, termasuk di antaranya Meunasah Aceh di Kota Ars, Denmark. Data ini saya dapatkan langsung dari Tgk Tarmizi Busu, Ketua Meunasah Aceh di Ars.

Bukan hanya masjid, jumlah sekolah Islam di Denmark pun bertambah tiap tahun. Di sisi lain, komunitas muslim yang tiap tahun bertambah juga menjadi bukti bahwa kebangkitan Islam di Eropa kian berjaya.

Dari Denmark, saya mengisi kegiatan keagamaan di Norwegia. Perkembangan Islam di negara ini pun tak jauh beda dengan Denmark. Tanda-tanda kuat kebangkitan Islam di negara ini di antaranya saat saya mengisi kegiatan dakwah di Stavanger bersama warga Aceh. Saya lihat ada beberapa gereja yang telah dibeli oleh umat Islam di Norwegia. Alasan kuat mengapa mereka menjual gereja adalah karena kurangnya jamaah yang hadir setiap minggu ke gereja tersebut.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved